
Terapi autis anak - Bulan Ramadan biasanya bikin banyak perubahan di dalam rutinitas keluarga kita. Salah satu yang paling berubah adalah waktu makan yang pindah ke dini hari atau waktu sahur. Buat anak-anak pada umumnya, bangun lebih pagi mungkin bukan masalah besar. Tapi buat anak dengan autisme, perubahan jadwal tidur dan jam makan ini sering jadi tantangan yang lumayan besar buat mereka.
Banyak orang tua yang merasa kesulitan pas mau bangunin anak autis untuk sahur. Ada anak yang memang susah sekali dibangunkan, ada yang sudah bangun tapi emosinya berantakan, bahkan ada yang sampai tantrum karena mereka merasa rutinitasnya diganggu. Kondisi ini pasti bikin Anda sebagai orang tua jadi bingung, kenapa ya anak susah sekali ikut jadwal sahur?
Untuk tahu jawabannya, kita harus lihat bagaimana pola tidur dan rutinitas itu sangat berpengaruh buat anak autisme.
Kebanyakan anak dalam spektrum autisme itu merasa aman kalau mereka punya rutinitas yang tetap. Mereka sudah biasa dengan jam tidur yang itu-itu saja dan jam makan yang sama setiap hari. Pas Ramadan datang dan jadwal makan berubah jadi dini hari, perubahan ini bikin anak merasa tidak nyaman.
Bangun di jam yang tidak biasa bisa mengganggu jam biologis anak. Kalau anak sangat sensitif sama perubahan, mereka bisa jadi bingung atau stres. Makanya, Anda perlu bantu anak untuk adaptasi pelan-pelan sama jadwal yang baru ini.
Anak autis juga sering punya masalah sama pola tidur mereka. Ada yang susah tidur cepat, ada juga yang tidurnya tidak nyenyak. Kalau anak tidurnya terlalu malam, sudah pasti bangunin mereka buat sahur jadi makin susah.
Kalau anak kurang tidur, emosinya bisa terganggu pas siang harinya. Anak jadi gampang marah, sensitif, atau susah buat fokus. Jadi, menjaga kualitas tidur anak pas bulan Ramadan itu penting sekali supaya badan mereka tetap istirahat dengan cukup.
Selain soal tidur, anak autis sering susah kalau harus pindah dari satu kegiatan ke kegiatan lain dengan cepat. Bangun tidur terus harus langsung duduk dan makan itu rasanya mendadak sekali buat mereka.
Beberapa anak butuh waktu yang agak lama buat benar-benar sadar setelah bangun. Kalau Anda paksa anak harus langsung makan, mereka bisa merasa kaget dan malah menolak makan sama sekali. Memberi waktu jeda atau transisi bisa bantu anak adaptasi lebih baik.
Baca juga Puasa dan Kesehatan Anak Autis, Apa yang Perlu Diperhatikan?
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan supaya anak autis lebih nyaman ikut jadwal sahur
Atur Jadwal Tidur: Coba ubah jam tidur anak pelan-pelan beberapa hari sebelum puasa mulai. Kalau mereka tidur lebih awal, bangun sahurnya jadi tidak terlalu berat.
Pakai Gambar: Gunakan jadwal yang ada gambarnya buat jelasin ke anak soal rutinitas baru ini. Biasanya anak autis lebih cepat paham kalau lihat gambar daripada cuma denger omongan.
Bangunkan dengan Lembut: Jangan bangunkan anak dengan cara yang bikin kaget. Kalau mereka kaget, emosinya bisa langsung tidak stabil.
Kasih Waktu Jeda: Biarkan anak duduk diam dulu sampai mereka benar-benar sadar sebelum disuruh makan.
Menu yang Simpel: Siapkan makanan yang gampang dimakan dan tidak bikin perut mereka merasa berat.
Satu hal yang harus diingat adalah setiap anak itu beda-beda kondisinya. Kalau memang anak sangat susah ikut sahur atau kelihatan capek sekali, Anda tidak perlu memaksakan mereka. Yang paling penting adalah kesehatan dan emosi anak tetap terjaga. Belajar puasa bisa dilakukan pelan-pelan sesuai kemampuan si anak saja.
Kalau anak Anda sering susah tidur, gampang emosi pas bangun pagi, atau susah sekali beradaptasi sama perubahan jadwal sahur, mungkin itu ada hubungannya sama sistem saraf mereka. Terapi yang benar bisa bantu menstabilkan emosi dan memperbaiki kualitas tidur anak.
Medical Hacking punya layanan terapi untuk bantu anak yang punya tantangan tumbuh kembang, seperti susah fokus atau masalah emosi. Kalau Anda mau tahu lebih banyak soal kondisi anak dan cara menanganinya, jangan ragu untuk konsultasi. Dengan bantuan yang pas, anak bisa lebih tenang hadapi perubahan rutinitas seperti sahur ini. Oh ya, Medical Hacking juga telah membuka terapi autis depok jadi bagi siapa saja yang mengalami masalah tersebut silahkan konsultasi langsung bersama medical hacking!!














