
Tempat pengobatan anak autis ringan - Waktu buka puasa itu biasanya jadi momen yang paling ditunggu-tunggu sama kita semua setelah seharian menahan lapar dan haus. Tapi buat orang tua yang punya anak autisme, waktu buka puasa ini malah sering jadi tantangan yang lumayan berat. Kadang anak jadi lebih sensitif, gampang marah, sampai bisa tantrum pas lagi nunggu makanan atau pas suasana rumah tiba-tiba jadi ramai banget.
Sebenarnya hal ini wajar saja terjadi. Karena setelah menahan lapar lama, energi di tubuh anak pasti menurun. Buat anak autisme yang sistem sarafnya lebih sensitif, perubahan kondisi tubuh kayak gini bisa langsung berpengaruh ke emosi mereka dan bikin mereka susah mengendalikan diri sendiri.
Makanya, penting banget buat Anda sebagai orang tua tahu cara menghindari tantrum ini. Tujuannya supaya momen buka puasa di rumah tetap jadi pengalaman yang enak dan menyenangkan buat semua anggota keluarga.
Salah satu alasan kenapa anak bisa tantrum pas buka puasa adalah karena mereka merasa lapar mendadak dan nggak siap kalau harus nunggu. Anak autis biasanya butuh waktu lebih lama buat memproses perubahan aktivitas dari nunggu ke makan.
Anda bisa bantu anak dengan cara kasih tahu dulu. Misalnya bilang kalau waktu buka sebentar lagi datang dalam beberapa menit. Kalau anak Anda terbiasa pakai jadwal yang ada gambarnya, Anda bisa pakai gambar itu atau pakai timer biar dia tahu kalau waktu makan sudah dekat. Dengan cara ini, anak nggak akan kaget sama perubahan yang mendadak.
Pas mau buka puasa, biasanya suasana rumah jadi sibuk sekali. Ada yang sibuk siapin makanan, ada yang ngobrol, atau nonton TV bareng-bareng. Buat anak yang punya sensitivitas sensorik tinggi, suara-suara bising ini bisa bikin mereka nggak nyaman dan memicu tantrum.
Kalau bisa, Anda siapkan tempat makan yang lebih tenang buat anak. Suasana yang tenang dan stabil bisa bikin anak merasa lebih aman dan nggak merasa pusing karena terlalu banyak suara atau gangguan di sekitarnya.
Pas lagi lapar banget, anak bisa jadi nggak sabaran kalau harus nunggu makanan yang lama masaknya atau susah buat dimakan. Jadi, sebaiknya Anda siapkan makanan pembuka yang simpel saja dan gampang dimakan sama anak. Contohnya seperti
Potongan buah-buahan
Sup yang masih hangat
Telur
Cemilan yang sehat
Kalau makanannya gampang dimakan, anak bakal merasa lebih cepat nyaman setelah seharian berpuasa.
Waktu azan magrib berkumandang, ada anak yang pengen langsung makan banyak, tapi ada juga yang butuh waktu buat menyesuaikan diri. Anda jangan memaksa anak buat langsung makan dalam porsi besar.
Biarkan anak mulai makan dari porsi yang kecil-kecil dulu. Nanti kalau tubuhnya sudah merasa lebih enak, baru Anda kasih makanan utamanya. Cara ini juga bagus buat pencernaan anak supaya nggak kaget setelah berjam-jam nggak makan apa-apa.
Menit-menit terakhir sebelum buka puasa itu biasanya waktu yang paling susah buat anak karena sudah lapar sekali. Biar anak tetap tenang, Anda bisa alihkan perhatiannya ke kegiatan yang ringan, misalnya
Ajak ngobrol santai
Bacakan buku cerita
Menggambar bareng
Main permainan yang sederhana
Kegiatan kayak gini bisa bantu anak supaya nggak cuma fokus mikirin rasa laparnya saja.
Kalau Anda lihat anak sudah mulai kelihatan gelisah atau gampang marah, Anda bisa bantu pakai teknik menenangkan. Anda bisa ajak anak buat tarik napas pelan-pelan, atau kasih pelukan kalau memang anak Anda suka dipeluk. Kalau perlu, ajak anak duduk di tempat yang lebih sepi. Pendekatan yang lembut begini sangat membantu emosi anak jadi stabil lagi.
Baca juga Checklist Persiapan Ramadhan untuk Orang Tua Anak Autis
Anda harus ingat kalau setiap anak itu beda-beda kondisinya. Kalau memang anak kelihatan tantrum parah atau capek sekali pas puasa, Anda nggak perlu memaksa dia. Belajar puasa itu bisa dilakukan pelan-pelan saja sesuai sama kemampuan si anak. Yang paling penting adalah pengalaman puasa ini tetap jadi hal yang positif dan nggak bikin anak stres.
Bantu Anak Jadi Lebih Tenang dengan Pendampingan yang Pas
Ayah dan Bunda, kalau anak Anda sering tantrum pas lapar, susah kontrol emosi, atau susah ikut aturan baru pas bulan puasa, mungkin ada masalah di bagian sistem saraf atau metabolismenya yang perlu diperiksa lebih lanjut.
Medical Hacking punya layanan terapi yang bisa bantu menstabilkan sistem saraf anak. Terapi ini tujuannya biar fokus anak meningkat dan emosinya lebih terjaga dengan cara yang menyeluruh. Oh ya, Medical Hacking juga telah membuka tempat terapi anak berkebutuhan khusus pekanbaru jadi bagi siapa saja yang mengalami masalah tersebut silahkan konsultasi langsung bersama medical hacking!!
Jika Anda pengen tahu lebih dalam soal kondisi anak dan pengen cari cara yang pas buat bantu tumbuh kembangnya, Anda jangan ragu buat konsultasi. Dengan dukungan yang benar, waktu buka puasa bisa jadi momen yang tenang dan bahagia buat anak dan keluarga.














