
Terapi autis remaja - Hari Raya Idulfitri adalah waktu yang sangat membahagiakan untuk banyak keluarga di Indonesia. Biasanya rumah akan jadi sangat ramai karena keluarga besar datang berkumpul dan ada banyak acara makan-makan atau jalan-jalan seharian. Tapi bagi anak yang punya kondisi autisme, perubahan suasana yang beda jauh dari kebiasaan sehari-hari ini bisa mengganggu keseimbangan emosi mereka.
Sering kali orang tua melihat anaknya jadi gampang marah, terlihat gelisah, atau bahkan sampai mengalami tantrum pas lagi merayakan Lebaran. Hal ini pasti bikin Anda sebagai orang tua merasa khawatir, apalagi kalau biasanya anak Anda terlihat tenang-tenang saja pas melakukan kegiatan rutin di rumah. Agar anak Anda bisa merasa nyaman pas Lebaran, sangat penting untuk Anda tahu cara menjaga emosi anak di tengah lingkungan yang berubah total.
Anak dengan spektrum autisme itu biasanya sangat suka dengan jadwal yang tetap atau konsisten. Rutinitas itu bikin mereka merasa aman karena mereka tahu apa yang bakal terjadi setelah ini. Pas Lebaran, banyak sekali jadwal yang berubah. Mungkin anak Anda harus bangun lebih pagi, harus ketemu banyak orang asing, atau ada di tempat yang berisik sekali.
Selain itu, masalah sensorik juga jadi penyebabnya. Suara orang ngobrol yang keras, lampu yang terang, atau banyak orang yang mau ajak salaman dan peluk bisa bikin saraf anak merasa sangat capek. Kalau otak anak terima terlalu banyak rangsangan dalam satu waktu, mereka bakal mengalami kelelahan emosional.
Anda harus mulai memperhatikan tanda awal kalau anak sudah merasa tidak nyaman. Kalau Anda tahu lebih cepat, Anda bisa bantu anak untuk tenang sebelum emosinya meledak. Beberapa tanda yang sering kelihatan adalah
Anak mulai tidak bisa diam atau gampang marah.
Anak menjauh dari orang banyak.
Anak menutup telinganya sendiri atau menutupi mukanya.
Tidak mau melihat atau berinteraksi dengan orang lain.
Jadi sangat sensitif kalau dengar suara atau kalau disentuh.
Kalau tanda ini sudah ada, itu artinya anak Anda butuh waktu sebentar untuk menenangkan diri.
Walaupun acara Lebaran itu seru, anak Anda tetap butuh waktu untuk istirahat dari keramaian. Anda bisa kasih waktu buat anak untuk diam di kamar atau tempat yang sepi, apalagi kalau dia sudah terlihat capek emosinya. Waktu istirahat ini sangat berguna supaya sistem saraf anak bisa stabil lagi seperti semula.
Bca juga Cara Membuat Lebaran Lebih Nyaman untuk Anak Autis
Lingkungan yang terlalu ramai memang susah untuk anak autis. Kalau bisa, Anda harus siapkan satu ruangan yang lebih tenang di rumah atau di rumah saudara yang Anda kunjungi. Tempat ini bisa dipakai anak untuk menenangkan diri kalau dia merasa sudah terlalu lelah sama suara berisik atau orang banyak. Lingkungan yang nyaman seperti ini membantu anak mengelola emosinya dengan lebih baik.
Kalau emosi anak sudah mulai tidak stabil, Anda harus pakai cara yang lembut. Jangan memarahi anak atau memaksa anak harus tetap ada di tengah keramaian padahal dia sudah tidak nyaman. Anda bisa bantu anak dengan cara mengajak dia ambil napas pelan-pelan. Kalau anak Anda suka dipeluk, Anda bisa memeluknya, atau langsung bawa dia ke tempat yang sepi. Cara yang sabar dan penuh empati ini bikin anak merasa lebih aman sama Anda.
Anda tetap bisa ajak anak ikut merayakan Lebaran tapi dengan kegiatan yang sederhana saja. Misalnya ajak dia bantu taruh makanan di meja atau main sama satu atau dua orang sepupu saja, jangan langsung banyak orang. Kegiatan yang simpel begini bikin anak merasa dianggap ada di acara keluarga tanpa bikin dia merasa pusing atau kewalahan.
Bagi Anda Ayah dan Bunda, kalau anak memang sering susah kontrol emosi atau sering tantrum kalau ada di keramaian, mungkin anak butuh terapi yang pas. Terapi bisa membantu kemampuan anak dalam mengatur emosinya sendiri.
Medical Hacking punya layanan terapi untuk bantu anak dengan tantangan tumbuh kembang. Ini termasuk buat anak yang punya masalah sensorik, hiperaktif, susah bicara, atau emosi yang gampang meledak. Kalau Anda mau tahu lebih jelas soal kondisi anak dan mau cari terapi yang cocok supaya anak bisa lebih tenang, Anda bisa segera konsultasi. Dengan bantuan yang benar, anak Anda bisa belajar cara mengelola emosi jadi lebih baik dan merasa nyaman di situasi sosial apa pun. Oh ya, Medical Hacking juga telah membuka tempat terapi Cerebral Palsy jakarta jadi bagi siapa saja yang membutuhkan layanan terapi terkait, silahkan konsultasi langsung bersama medical hacking!!














