
Terapi autis – Kelahiran prematur itu bukan hanya berkaitan dengan berat badan atau keterlambatan tumbuh kembang bayi secara fisik. Dalam beberapa tahun terakhir ini, berbagai penelitian telah menunjukkan jika anak yang terlahir secara prematur memiliki berbagai risiko yang lebih tinggi, seperti mengalami gangguan integrasi sensorik atau gangguan pemrosesan sensorik. Dimana kondisi seperti ini terjadi saat otak kesulitan mengelolah, menerima, dan merespons rangsangan dari lingkungan secara tepat.
Gangguan integrasi sensorik bisa memengaruhi aktivitas anak sehari-hari, baik kemampuan interaksi sosial, belajar, hingga regulasi emosi. Oleh karena itu, sebagai orang tua yang bijak sebaiknya harus memahami hubungan antara risiko gangguan sensorik dan kelahiran prematur.
Tahukah Anda, jika bayi prematur itu lahir sebelum sistem saraf dan organ tubuh berkembang dengan sempurna. Otak bayi yang lahir terlalu dini masih berada dalam tahap perkembangan penting, termasuk pula untuk bagian yang memiliki fungsi memproses rangsangan seperti sentuhan, suara, cahaya, dan gerakan.
Ada penelitian sistematik yang dipublikasikan melalui PubMed yang telah menunjukkan jika anak dengan usia 0 hingga 3 tahun yang lahir secara prematur itu memiliki kecenderungan yang lebih tinggi mengalami masalah sensory modulation, terutama sensitivitas atau sensory overresponsivity yang berlebihan terhadap rangsangan.
Studi terbaru juga ada yang menunjukkan jika bayi yang terlahir secara prematur memiliki hubungan yang begitu signifikan antara perkembangan sosial-emosional dengan gangguan pemrosesan sensorik serta perilaku yang adaptif.
Tak hanya itu, penelitian logitudial juga menyebutkan jika bayi prematur ternyata lebih rentan mengalami masalah seperti keterlambatan bicara, gangguan motorik, kesulitan perhatian, hingga hambatan perkembangan neuromotorik dan sensorik.
Gejalanya bisa berbeda-beda setiap anak, meski ada beberapa tanda yang sering ditemukan, seperti:
Untuk beberapa kasus, nak juga terlihat begitu sensitif terhadap cahaya, pakaian, atau aktivitas tertentu yang biasanya dianggap normal oleh anak seusianya.
Gangguan integrasi sensorik bisa ditangani dengan bantuan terapi yang tepat dan dilakukan secara konsisten. Penanganannya melalui terapi okupansi yang berbasis sensory integration yang memiliki tujuan untuk membantu otak anak agar dapat memproses rangsangan secara lebih baik.
Semakin dini anak mendapatkan terapi dan stimulasi yang sesuai, maka peluang untuk perkembangan anak menjadi lebih optimal juga semakin besar. Oleh karena itu, dibutuhkan evaluasi tumbuh kembang secara rutin, terutama untuk anak yang memiliki riwayat lahir prematur.
Jangan sembarangan memilih tempat terapi, sebaiknya pilih tempat yang benar-benar memahami kebutuhan unik setiap anak, khususnya untuk masalah gangguan integrasi sesorik, masalah tumbuh kembang, dan keterlambatan perkembangan lainnya.
Di Pekanbaru, salah satu tempat yang banyak diminati oleh orang tua dengan anak yang memiliki masalah tumbuh kembang adalah Medical Hacking. Tempat ini dikenal sebagai tempat pendampingan yang tepat untuk anak, termasuk terapi untuk anak dengan gangguan integrasi sensorik, gangguan perilaku, keterlambatan bicara, hingga pendampingan tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus.
Untuk orang tua yang sedang bingung mencari layanan terapi ABK Pekanbaru, jawabannya adalah Medical Hacking.
Konsultasikan pada ahlinya, Medical Hacking di Pekanbaru siap membantu. Klik banner di bawah ini untuk mendapatkan informasi dan konsultasi lebih lanjut.
Deteksi dan intervensi dini bisa membantu meminimalkan hambatan perkembangan anak di masa depan.
Jangan salah memberikan pendampingan untuk anak Anda. Medical Hacking adalah sahabat untuk anak Anda yang memiliki masalah tumbuh kembang.














