
Terapi autis – Mengapa anak saya marah saat memakai baju tertentu? Tidak tahan mendengarkan suara berisik, atau terus melompat, berputar, hingga mencari sensasi gerakan?

Anak ADHD dan Autisme Sering Menutup Telinga atau Tantrum? Bisa Jadi Ini Bukan Sekadar Perilaku Biasa
Berbagai pertanyaan tersebut menjadi salah satu topik yang paling banyak dicari oleh orang tua di internet saat membahas tentang Autisme dan ADHD. Faktanya, tak sedikit anak dengan kondisi tersebut yang juga mengalami gangguan pemrosesan sensorik (sensory processing difficulties), berupa kondisi saat otak mengalami kesulitan dalam mengolah, menerima, atau merespons informasi dari lingkungan secara tepat.
Baca juga : Terlihat Sama, Namun Berbeda! Ini Perbedaan Antara Retardasi Mental dan Autisme yang Perlu di Ketahui
Bagi sebagian anak, suara berisik dari pusat perbelanjaan, suara kipas angin, bahkan suara pengering rambut juga bisa terasa jauh lebih keras jika dibandingkan dengan yang dirasakan oleh orang lain.
Begitu pula sebaliknya, ada pula anak yang terlihat kurang peka terhadap rangsangan. Dimana anak akan sering mencari gerakan ekstrem, menabrak benda, atau tampak tak merasakan rasa sakit seperti pada anak seusianya.
Gangguan sensorik bisa memengaruhi berbagai indera, baik dari sentuhan, pendengaran, keseimbangan, penglihatan, hingga kesadaran posisi tubuh. Kondisi seperti inilah yang sering membuat anak terlihat sulit fokus, kesulitan beradaptasi, atau mudah tantrum dalam aktivitas sehari-hari.
Gangguan sensorik bukanlah autisme maupun ADHD. Namun, keduanya sering ditemukan bersamaan.
Pada anak autisme, kesulitan pemrosesan sensorik menjadi salah satu tantangan yang cukup sering terjadi. Ada berbagai penelitian yang menunjukkan jika masalah sensorik bisa memengaruhi regulasi emosi, perilaku, hingga kemampuan bersosialisasi anak.
Sementara pada anak ADHD, gangguan pemrosesan sensorik bisa memengaruhi kemampuan fokus, respons terhadap lingkungan sekitar, hingga pengendalian impuls.
Jadi, tak jarang perilaku yang sering kita lihat sebagai “hiperaktif”, “nakal”, atau pemilih sebenarnya berkaitan dengan cara otak anak untuk memproses informasi sensorik.
Ada beberapa tanda yang perlu diketahui, seperti:
Apabila kondisi tersebut sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, dibutuhkan evaluasi dan pendampingan secara profesional untuk membantu menemukan kebutuhan anak secara lebih spesifik.
Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah terapi sensori integrasi, tujuan terapi tersebut untuk membantu anak mengelolah dan merespons rangsangan sensorik secara lebih efektif. Dengan adanya aktivitas yang menyenangkan dan terstruktur, anak akan dilatih agar dapat beradaptasi dengan lingkungan untuk mengembangkan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, meningkatkan fokus, dan beradaptasi dengan lingkungan.
Untuk Anda yang sedang mencari tempat terapi ABK Bekasi, sebaiknya pilihlah tempat terapi yang tak tak hanya fokus pada gejala saja, tetapi juga benar-benar memahami berbagai kebutuhan unik dari setiap anak seperti Rumah Terapi Medical Hacking.
Medical Hacking hadir sebagai pusat terapi dan pendampingan untuk anak dengan Autisme, ADHD, gangguan sensorik, speech delay, keterlambatan perkembangan, hingga berbagai tantangan tumbuh kembang lainnya. program terapi di Medical Hacking memang di rancang secara khusus sehingga pendekatan yang diberikan bisa disesuaikan dengan kondisi dari masing-masing anak.
Selain di Bekasi, Medical Hacking juga hadir di beberapa kota lainnya seperti Jakarta, Tangerang, dan Pekanbaru, sehingga semakin mempermudah para orang tua untuk memperoleh akses terhadap layanan terapi yang profesional dan berorientasi pada perkembangan anak.
Karena setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda, tujuan dari terapi itu bukan hanya mengurangi hambatan yang dialami, melainkan juga untuk membantu mereka agar dapat berkembang dengan penuh percaya diri, mandiri, dan dapat berpartisipasi secara lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan terapi dan pendampingan di Medical Hacking, silahkan klik banner di bawah ini.














