Kantor Pusat:
Jl. Pd. Betung Raya No.10A, Pd. Karya, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15220
LAYANAN KONSULTASI GRATIS:
artikel
ARTIKEL KESEHATAN

Anak Autis dan Tantangan Tradisi Takbiran Keliling

20/Mar/2026
Rate this post

Terapi anak autis ringan - Malam takbiran adalah sebuah tradisi yang sudah biasa dilakukan orang-orang di Indonesia sebelum hari Lebaran tiba. Biasanya di malam ini ada banyak acara seperti takbiran keliling pakai mobil atau jalan kaki, ada suara bedug yang dipukul keras, dan suara dari speaker atau pengeras suara yang sangat nyaring. Semua orang berkumpul di jalan untuk merayakan kemenangan setelah puasa satu bulan penuh.

Bagi banyak keluarga, ini adalah saat-saat yang menyenangkan. Tapi bagi anak yang punya kondisi autisme, suasana takbiran yang sangat ramai dan bising ini bisa jadi masalah yang berat. Kamu mungkin sering melihat ada anak yang mendadak jadi gelisah, menangis kencang, atau menutup telinganya rapat-rapat saat mendengar suara takbir di jalan. Hal ini terjadi karena anak autis punya sensitivitas sensorik yang berbeda.

Kenapa Suara Takbir Terasa Berat bagi Mereka?

Banyak anak dengan spektrum autisme itu sangat sensitif sama suara keras. Sistem saraf di tubuh mereka tidak memproses suara sama seperti orang lain. Suara bedug yang bergetar atau suara klakson motor yang bersahut-sautan bisa terasa sangat menyakitkan di telinga mereka.

Apalagi kalau suaranya datang tiba-tiba, itu bisa bikin anak jadi stres. Reaksi yang muncul biasanya anak akan

  • Menutup telinga dengan tangan.
  • Menangis atau berteriak karena merasa terganggu.
  • Mencoba lari atau menjauh dari keramaian.
  • Mengalami tantrum atau meltdown karena sudah tidak tahan.

Sebenarnya itu adalah cara alami tubuh si anak untuk melindungi diri mereka sendiri karena otak mereka merasa menerima rangsangan yang terlalu banyak atau berlebihan.

Masalah Keramaian dan Jadwal Tidur

Bukan cuma soal suara saja, malam takbiran juga penuh dengan lampu yang terang dan orang yang bergerak ke sana kemari. Kondisi ini disebut dengan sensory overload. Ini keadaan di mana otak anak kesulitan memproses semua hal yang terjadi di sekitarnya secara bersamaan. Akhirnya anak jadi merasa sangat kewalahan dan emosinya tidak stabil.

Selain itu, takbiran kan adanya malam hari. Padahal biasanya anak autis sudah punya jadwal tetap untuk istirahat atau tidur. Kalau rutinitas ini berubah, anak jadi gampang capek dan makin sensitif sama lingkungan sekitarnya. Kalau mereka kurang tidur, mereka jadi lebih mudah menangis atau marah kalau mendengar suara keras.

Baca juga Tips Lebaran untuk Anak Autis dengan Sensory Processing Disorder

Cara Membantu Anak Menghadapi Takbiran

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan supaya anak tetap merasa tenang

Anda harus menjelaskan dulu kepada anak kalau nanti malam akan ada suara keras dari takbiran. Memberitahu lebih awal membantu mereka bersiap secara mental.

Cari tempat yang tidak terlalu dekat dengan jalan raya atau pusat keramaian kalau ingin mengajak anak melihat suasana malam lebaran.

Gunakan alat bantu seperti earmuff atau penutup telinga biar suara kerasnya berkurang.

Perhatikan tanda-tanda kalau anak mulai tidak nyaman. Kalau anak sudah mulai gelisah, segera bawa pulang ke tempat yang sepi.

Anda jangan memaksakan anak untuk ikut takbiran kalau memang anak terlihat sangat tertekan.

Setiap anak itu beda-beda kemampuannya dalam menahan rasa tidak nyaman. Anda bisa memilih untuk takbiran di rumah saja agar anak tetap merasa aman dan nyaman tanpa harus stres karena suara bising di luar.

Pentingnya Pendampingan dan Terapi

Kalau Anda merasa anak sering kesulitan mengendalikan emosi saat ada di keramaian atau sangat sensitif sama suara, mungkin anak butuh bantuan untuk melatih respon sensoriknya. Terapi yang tepat bisa membantu anak agar tidak terlalu kaget atau sakit saat mendengar suara-suara tertentu.

Medical Hacking punya layanan terapi yang fokus untuk membantu anak dengan masalah gangguan sensorik, hiperaktif, atau masalah emosi lainnya. Jika Anda ingin anak bisa lebih tenang dan nyaman di situasi sosial yang ramai, melakukan konsultasi adalah langkah yang baik. Dengan bantuan yang benar, anak bisa belajar mengelola apa yang dia rasakan sehingga hidupnya lebih nyaman. Oh ya, Medical Hacking juga telah membuka tempat terapi autis jakarta jadi bagi siapa saja yang membutuhkan layanan terapi terkait, silahkan konsultasi langsung bersama medical hacking!!

Tenaga Kesehatan Profesional
bu-fitri
M. Roihan Naufal, Str, Akp 
umi ana terapis medicalhacking.co.id
 Rahma Atillah, Str, Akp
tenaga medis
Str, Akp
LIPUTAN MEDICAL HACKING DI MEDIA
TESTIMONI DARI YANG PERNAH BEROBAT
logo trans hitam
Konsultasi Gratis!
Rumah Terapi Medical Hacking, "The Real Medical Hacker"
Alamat rumah terapi Medical Hacking
MEDICAL HACKING PUSAT
Jl. Pd. Betung Raya No.10A, Pd. Karya, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15220
+62 852-8196-6899
CABANG BEKASI
Jl.Pulo Ribung Blok AR1 No.29 Ruko Taman Galaxy, Grand Galaxy, Jakasetia, Bekasi Selatan – Jawa Barat 17147
Google Maps
+62 822-7478-9899
CABANG PEKANBARU
Jl. Dahlia No .34, Kec. Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau 28122
Google Maps
+62 821-2266-8799
support
LAYANAN KONSULTASI GRATIS
icon
© Rumah Sehat Medical Hacking 2019
map-markerchevron-down-circle