
Tempat pengobatan autis remaja - Bulan Ramadan adalah waktu yang ditunggu oleh banyak keluarga di Indonesia. Orang tua biasanya ingin mengajarkan anak-anak mereka untuk mulai belajar berpuasa sejak kecil. Tapi untuk orang tua yang punya anak dengan kondisi autisme, pasti ada pertanyaan apakah puasa itu aman untuk anak dengan autisme. Pertanyaan ini sangat penting karena kondisi anak autisme memang berbeda.
Anak dengan autisme punya sistem saraf dan metabolisme yang tidak sama dengan anak lainnya. Jadi, kalau mau mengajak anak autisme berpuasa, Anda harus melihat banyak hal dulu. Anda harus melihat apakah fisiknya kuat dan apakah emosinya sudah stabil atau belum.
Hal yang paling utama untuk Anda tahu adalah autisme itu adalah spektrum. Maksudnya, kondisi setiap anak tidak ada yang benar-benar sama. Ada anak yang sudah bisa mengikuti jadwal harian dengan tenang dan bisa mengerti kalau diberi tahu orang tua. Tapi ada juga anak yang sangat kaget kalau ada perubahan jadwal sedikit saja.
Puasa itu mengubah jam makan dan jam tidur. Untuk anak yang sulit menerima perubahan jadwal, hal ini bisa menjadi masalah yang besar. Jadi, aman atau tidaknya puasa itu kembali lagi kepada bagaimana kondisi anak Anda masing-masing saat ini.
Anak dengan autisme sering merasa sangat sensitif kalau ada perubahan di dalam tubuhnya, seperti rasa lapar. Kalau gula darah anak turun karena tidak makan, anak bisa menjadi sangat marah, sulit konsentrasi, atau mengalami tantrum. Ini terjadi karena saraf anak autis lebih sensitif saat merasa tidak nyaman.
Beberapa anak juga punya masalah pada hubungan usus dan otak. Kalau pola makan berubah secara tiba-tiba, suasana hati anak bisa langsung berubah menjadi buruk. Jadi Anda harus memperhatikan apakah anak Anda bisa menahan rasa lapar tanpa menjadi stres yang berlebihan.
Puasa itu intinya adalah menahan keinginan. Tapi untuk bisa menahan keinginan, anak harus punya kemampuan mengatur diri sendiri yang baik. Anda perlu memperhatikan tanda-tanda pada anak Anda.
Jika anak masih sering tantrum yang parah, tidak sabar saat menunggu, atau belum paham tentang waktu, maka Anda jangan memaksakan anak untuk langsung puasa. Anda bisa mencoba melatih anak untuk tidak makan camilan dulu selama beberapa jam sebagai latihan awal.
Anak autisme sangat suka dengan rutinitas yang tetap. Puasa bisa merusak rutinitas itu karena jadwal makan jadi berubah. Supaya anak tidak bingung, Anda bisa melakukan beberapa hal
Memberitahu anak pelan-pelan kalau jadwal akan berubah.
Memakai gambar-gambar jadwal supaya anak paham.
Melakukan latihan puasa beberapa hari sebelum bulan Ramadan dimulai.
Cara-cara ini bisa membantu anak supaya mentalnya lebih siap dan tidak merasa kaget dengan perubahan yang ada.
Saat anak sedang belajar puasa, Anda harus terus melihat bagaimana respon tubuhnya. Anda harus segera bertindak kalau melihat anak sangat lemas, menangis terus tanpa henti, atau perilakunya berubah jadi aneh. Kalau itu terjadi, lebih baik puasa dihentikan saja. Itu bukan berarti Anda gagal, tapi itu artinya Anda peduli dengan kesehatan anak Anda.
Puasa untuk anak autisme bisa dilakukan kalau emosinya sudah cukup tenang. Tapi harus bertahap, tidak boleh langsung satu hari penuh. Caranya bisa dengan
Mencoba puasa setengah hari dulu.
Menunda waktu makan siang selama dua atau tiga jam.
Mengurangi jajan di siang hari.
Dengan cara yang pelan-pelan ini, tubuh dan saraf anak bisa menyesuaikan diri dengan lebih baik. Yang paling penting adalah jangan membuat anak merasa tertekan saat belajar berpuasa.
Baca juga Memahami Kenapa Anak Autis Menangis Saat Menahan Lapar
Ayah dan Bunda, kalau Anda masih merasa bingung apakah anak Anda sudah siap puasa atau belum, sebaiknya Anda melakukan evaluasi. Karena setiap anak punya metabolisme dan sistem saraf yang berbeda-beda.
Medical Hacking punya layanan untuk membantu orang tua mengecek kondisi tumbuh kembang anak. Kami fokus pada memperbaiki sistem saraf, membantu anak supaya lebih fokus, dan mengatur emosi serta metabolisme anak. Jika Anda ingin tahu apakah anak Anda aman untuk mulai puasa, Anda bisa datang untuk berkonsultasi. Dengan bantuan yang benar, belajar puasa akan jadi lebih tenang untuk anak dan juga untuk Anda. Oh ya, Medical Hacking juga telah membuka tempat terapi alami ABK bekasi jadi bagi siapa saja yang mengalami masalah tersebut silahkan konsultasi langsung bersama medical hacking!!














