
Terapi autis – Sebagai orang tua pasti merasa bingung saat anaknya menunjukkan tanda-tanda keterlambatan perkembangan yang tak biasa. Terlebih lagi bila gejala yang mulai muncul seperti “campuran” antara gangguan gerak dan kesulitan komunikasi. Hal tersebut sering menimbulkan berbagai pertanyaan penting, salah satunya seperti: apakah autisme dan cerebral palsy bisa terjadi bersamaan?
Jawabannya adalah ya, kedua kondisi tersebut bisa terjadi secara bersamaan. Dalam dunia medis, kondisi tersebut merupakan komorbiditas, dimana seseorang memiliki lebih dari satu gangguan perkembangan atau neurologis sekaligus.
Baca juga : Polio pada Anak: Antara Mitos, Fakta, dan Dampak Jangka Panjang yang Perlu Dipahami Orang Tua
Cerebral Palsy merupakan gangguan yang memengaruhi postur tubuh dan kemampuan gerak yang disebabkan oleh kerusakan otak yang terjadi sejak dini, umumnya sebelum atau setelah kelahiran.
Sementara autisme merupakan gangguan perkembangan yang dapat memengaruhi kemampuan interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku.
Dari keduanya biasanya sama-sama berhubungan dengan perkembangan otak, sehingga dalam beberapa kasus:
Faktor risiko yang bisa berkontribusi antara lain:
Saat autisme dan Cerebral Palsy terjadi secara bersamaan, gejala tersebut bisa terjadi tumpang tindih. Hal tersebut biasanya membuat orang tua jadi kesulitan untuk mengenali kondisi anak dengan tepat.
Ada beberapa tanda yang sering muncul:
Oleh karena itu mengapa banyak kasus yang membutuhkan evaluasi secara lebih mendalam.
Diagnosis yang tepat sangat penting agar anak mendapatkan terapi yang sesuai dengan kebutuhannya.
Proses diagnosis biasanya melibatkan:
Metode yang digunakan:
Tantangan terbesar adalah:
Gejala Cerebral Palsy bisa “menutupi” tanda autisme, sehingga tanpa adanya pemeriksaan secara menyeluruh, autisme bisa terlambat terdeteksi.
Karena melibatkan dua aspek utama seperti motorik dan perilaku, terapi sebaiknya dilakukan secara multidisiplin dan teritegrasi.
Ada beberapa terapi yang direkomendasikan secara medis:
Dengan pendekatan terapi yang tepat tak hanya fokus pada satu aspek saja, melainkan juga melihat kondisi anak secara menyeluruh.
Saat ini, ada banyak orang tua yang mulai mencari pengobatan alternatif karena lebih aman dan tanpa efek samping, seperti pendekatan terapi yang alami dan holistik.
Untuk Anda yang sedang mencari tempat pengobatan alami autis Pekanbaru, sebaiknya pilih tempat terapi yang benar-benar menggunakan pendekatan yang berbasis stimulasi saraf dan otak, tak invasif yang aman untuk anak, dan ditangani oleh tenaga profesional yang sudah berpengalaman.
Salah satu tempat terapi yang banyak direkomendasikan adalah Rumah Terapi Medical Hacking.
Di Medical Hacking, terapi benar-benar dirancang dengan pendekatan yang menstimulai fungsi otak, saraf, dan tubuh secara alami, sehingga cocok untuk anak denan kondisi kompleks seperti cerebral palsy dan autisme.
Untuk orang tuan yang ingin mengetahui kondisi anak secara lebih mendalam dan mendapatkan rekomendasi terapi yang sesuai, silahkan hubungi Medical Hacking dengan klik banner di bawah ini.
Yang paling penting adalah jangan pernah menunda evaluasi dan terapi. Lebih cepat penanganan dilakukan peluang anak untuk tumbuh dan kembang lebih optimal akan mudah tercapai.














