
Terapi Autis - Mengajarkan anak untuk sabar itu memang butuh waktu yang lama. Apalagi kalau anak anda adalah anak dengan autisme. Pas bulan Ramadan datang, tantangan ini jadi terasa lebih besar. Karena anak harus belajar tahan lapar, tunggu waktu buka puasa, dan juga hadapi perubahan jadwal sehari-hari yang beda dari biasanya.
Buat anak dalam spektrum autisme, konsep sabar itu memang tidak mudah dimengerti. Banyak anak autis yang susah kalau harus tunda keinginan atau paham konsep waktu. Mereka juga sering susah kelola emosi pas badannya merasa tidak nyaman. Jadi, orang tua memang perlu pakai cara yang lebih sabar dan terstruktur pas ajarkan anak sabar selama puasa.
Kalau pakai strategi yang pas, proses belajar sabar ini bisa jadi hal yang positif buat anak anda.
Sebelum anda ajarkan sabar, anda harus paham dulu kalau kemampuan menunggu itu ada hubungannya sama fungsi otak. Fungsi ini yang mengatur kontrol diri dan emosi. Pada anak autisme, fungsi ini biasanya berkembang lebih lambat. Jadi pas mereka lapar, mereka langsung marah atau nangis karena tidak bisa menahan diri.
Selain itu, anak autis juga punya sensitivitas sensorik. Rasa lapar di perut bisa terasa sangat kuat buat mereka. Ini bikin mereka susah fokus ke hal lain. Anda harus paham kalau anak tidak sabar itu bukan karena mereka nakal atau membangkang, tapi memang bagian dari perkembangan mereka saja.
Anak autis lebih gampang paham kalau instruksinya jelas. Anda bisa jelaskan konsep puasa pakai kalimat pendek saja. Contohnya
"Kita makan pas azan magrib."
"Sekarang kita tunggu dulu sampai waktu makan."
Gunakan kalimat yang sama setiap hari supaya anak paham polanya.
Banyak anak autis lebih cepat paham kalau lihat gambar daripada cuma dengar omongan. Anda bisa pakai alat bantu seperti
Jam atau timer yang ada angkanya.
Jadwal kegiatan pakai gambar-gambar.
Papan hitung mundur (countdown) ke waktu buka puasa.
Kalau anak lihat waktu yang jalan, mereka jadi paham kalau waktu makan itu memang sebentar lagi sampai.
Anda jangan langsung suruh anak puasa penuh kalau mau ajarkan sabar. Mulai saja dari hal yang sederhana dulu di rumah. Misalnya
Minta anak tunggu sebentar sebelum kasih camilan.
Tunda sebentar aktivitas yang anak suka.
Latih anak buat antre atau tunggu giliran pas main.
Latihan kecil ini bikin anak terbiasa kalau menunggu itu adalah bagian dari kegiatan mereka.
Baca juga Anak Autis Tidak Sabar Menunggu Waktu Berbuka, Apa yang Harus Dilakukan?
Pas anak mulai lapar atau gelisah, biasanya mereka cuma fokus ke rasa tidak nyaman itu. Anda bisa alihkan perhatian anak ke hal-hal yang mereka suka. Contoh kegiatannya:
Menggambar atau mewarnai gambar.
Main puzzle bareng-bareng.
Baca buku cerita atau dengar musik yang tenang.
Kegiatan yang ringan begini membantu anak supaya tidak terlalu fokus sama rasa lapar di perutnya.
Kalau anak berhasil tunggu sebentar saja, anda harus kasih apresiasi. Anda bisa bilang, "Hebat ya sudah bisa tunggu." Kalimat simpel begini bikin anak percaya diri dan mereka merasa kalau usahanya dihargai oleh orang tua.
Lingkungan yang berisik atau terlalu ramai bisa bikin anak autis gampang hilang kesabaran. Usahakan suasana di rumah tetap tenang, apalagi pas sudah mau dekat waktu buka puasa. Lingkungan yang tenang membantu anak jaga emosinya supaya tidak gampang marah.
Mengajarkan sabar ke anak autisme memang butuh konsistensi dari orang tua. Tapi kalau caranya tepat, anak pasti bisa belajar kelola emosinya pelan-pelan.
Kalau anak anda sering susah kontrol emosi, sering tantrum pas lapar, atau susah sekali hadapi perubahan jadwal puasa, mungkin ada masalah di sistem saraf atau metabolisme mereka.
Medical Hacking punya layanan terapi untuk bantu stabilkan sistem saraf anak dan perbaiki regulasi emosi dengan cara yang menyeluruh. Kalau anda mau tahu lebih dalam soal kondisi anak dan cari cara yang pas untuk bantu tumbuh kembangnya, anda bisa coba konsultasi. Dengan bantuan yang benar, anak bisa hadapi tantangan puasa dengan lebih tenang. Oh ya, Medical Hacking juga telah membuka tempat terapi anak autis pekanbaru jadi bagi siapa saja yang mengalami masalah tersebut silahkan konsultasi langsung bersama medical hacking!!














