
Terapi anak autis ringan - Kali ini kami ingin membagikan cerita tentang perkembangan salah satu anak yang menjalani terapi di tempat kami, yaitu Jers. Saat pertama kali datang, Ibu dari Jers bercerita kalau putranya ini punya kesulitan untuk fokus. Jers juga belum bisa kalau diajak komunikasi dua arah dan belum bisa diajak ngobrol dengan baik seperti anak lainnya.
Setelah kami melakukan pengecekan atau asesmen awal, Jers memang terindikasi mengalami speech delay atau keterlambatan bicara. Bukan cuma itu, emosi Jers juga masih sering tinggi sehingga dia jadi sulit untuk diarahkan oleh orang dewasa. Terapis kami mengatakan kalau awal datang Jers memang tidak bisa mempertahankan kontak mata dan susah merespons kalau dipanggil atau diajak interaksi. Perhatiannya sangat mudah teralihkan ke hal lain.
Setelah Jers rutin mengikuti rangkaian terapi yang sudah kami arahkan, sekarang perubahan sudah mulai terlihat. Salah satu hal yang paling penting yang kami perhatikan adalah soal kontak mata. Anda perlu tahu kalau kontak mata itu adalah fondasi yang sangat penting supaya anak bisa membangun komunikasi dan interaksi sosial.
Sekarang kabar baiknya adalah kontak mata Jers sudah mulai stabil. Terapis kami bilang kalau sekarang Jers sudah bisa menatap lawan bicara sampai sekitar 25 detik. Mungkin buat Anda angka ini terdengar sederhana, tapi bagi anak yang sedang terapi tumbuh kembang, ini adalah sebuah lompatan yang besar sekali. Dulu, untuk menatap beberapa detik saja Jers sangat kesulitan.
Selain kontak mata, komunikasi dua arah Jers juga sudah meningkat. Ibu Jers bercerita kalau peningkatannya memang bertahap dan masih harus terus dilatih. Tapi sekarang Jers sudah jauh lebih responsif kalau dibanding dulu. Dia sudah mulai mencoba membalas ajakan komunikasi meskipun terkadang instruksinya harus diulang-ulang.
Dalam hal bicara atau verbal, kosakata Jers juga makin banyak bertambah. Dulu Jers sering mengulang-ulang kata atau disebut ekolalia, tapi sekarang frekuensi mengulang kata itu sudah berkurang dan bicaranya jadi lebih terarah. Jers juga mulai paham konteks yang sederhana meskipun harus tetap konsisten latihan di rumah dan di tempat terapi.
Simak selengkapnya di Video berikut!!
Terapis kami menjelaskan kalau Jers sekarang jauh lebih kooperatif saat diberi perintah atau instruksi. Hal ini bisa terjadi selama gangguan seperti screen time atau main HP dikurangi. Jers jadi bisa mengikuti arahan dengan lebih baik. Lingkungan di rumah dan cara orang tua mendampingi memang sangat berpengaruh pada hasil terapi si anak.
Kami selalu bilang kalau terapi itu bukan hasil yang instan atau cepat jadi. Setiap anak punya kecepatan masing-masing dalam berkembang. Yang paling utama adalah konsistensi, kerja sama antara terapis dan Anda sebagai orang tua, dan juga kesabaran.
Cerita dari Jers ini membuktikan kalau pendekatan terapi yang benar dan stimulasi yang pas bisa membawa perkembangan yang bagus. Kontak mata yang baik adalah pintu masuk untuk komunikasi yang lebih lancar nantinya.
Kalau Anda merasa anak Anda punya tanda-tanda seperti sulit fokus, tidak bisa komunikasi dua arah, suka mengulang kata, atau emosinya sering meledak-ledak, sebaiknya Anda jangan ragu untuk konsultasi. Melakukan pengecekan sejak dini bisa memberikan perbedaan yang besar untuk masa depan anak.
Medical Hacking berkomitmen untuk membantu pendampingan terapi yang terukur buat anak-anak. Setiap kemajuan kecil yang dibuat anak adalah langkah yang sangat berarti.
Segera buat jadwal konsultasi dengan tim terapis kami. Mari kita dampingi proses perkembangan anak Anda dengan cara yang tepat. Anda bisa hubungi kami sekarang juga untuk memulai langkah perubahan. Oh ya, Medical Hacking juga telah membuka terapi alami autis karawang jadi bagi siapa saja yang mengalami masalah tersebut silahkan konsultasi langsung bersama medical hacking!!














