
Terapi autis anak - Bulan Ramadan adalah waktu yang sangat spesial buat keluarga Muslim. Selain untuk ibadah, banyak orang tua ingin mulai ajarkan anak-anak mereka untuk belajar puasa. Tapi, untuk orang tua yang punya anak autisme, pasti ada rasa khawatir. Bagaimana ya caranya supaya kesehatan anak autis tetap terjaga pas lagi puasa?
Anak-anak dengan spektrum autisme itu unik. Kondisi saraf, cara mereka merasakan sesuatu, sampai metabolisme tubuh mereka sering beda sama anak lain. Makanya, kalau mau ajak anak autis puasa, kita harus kasih perhatian ekstra supaya fisik dan emosi mereka tidak kaget atau terganggu.
Kalau Anda paham poin-poin di bawah ini, proses belajar puasa buat anak bisa jadi lebih enak dan nyaman.
Hal paling pertama yang harus Anda lihat adalah gimana kondisi badan si kecil. Tidak semua anak autis bisa langsung kuat puasa seharian penuh. Ada beberapa anak yang metabolisme tubuhnya sensitif sekali kalau jam makannya berubah.
Kalau anak Anda tipe yang gampang capek, sering punya masalah perut, atau tenaganya cepat habis, jangan dipaksa. Anda bisa pakai cara bertahap. Misalnya, anak belajar tidak makan selama beberapa jam dulu, tidak perlu langsung sampai magrib.
Puasa itu bisa bikin suasana hati berubah karena kadar gula darah yang turun. Anak autis biasanya punya perasaan yang lebih sensitif. Kalau mereka lapar, bisa muncul perilaku seperti
Kalau Anda lihat anak sering emosional pas lagi lapar, sebaiknya pastikan dulu emosinya stabil sebelum lanjut puasa yang lebih lama.
Makan sahur itu penting sekali supaya anak punya tenaga sampai sore. Kalau makanannya pas, gula darah anak jadi lebih stabil dan dia tidak gampang rewel karena capek. Beberapa makanan yang bagus buat sahur anak adalah
Protein: seperti telur, ayam, atau ikan.
Karbohidrat kompleks: yang bikin kenyang lebih lama.
Sayur dan buah-buahan.
Lemak yang sehat.
Sangat disarankan untuk tidak kasih makanan yang gulanya tinggi pas sahur. Gula bikin tenaga naik cepat di awal, tapi setelah itu anak bakal lemas sekali.
Banyak anak autis yang punya aturan makan khusus, misalnya tidak boleh makan tepung (gluten) atau susu. Hal ini berpengaruh ke pencernaan dan perilaku mereka.
Pas bulan puasa, Anda harus tetap disiplin sama aturan makan ini. Jangan kasih makanan baru yang aneh-aneh yang bisa bikin perut anak tidak enak. Kalau perutnya tidak nyaman, biasanya fokus dan suasana hati anak jadi berantakan sepanjang hari.
Walaupun seharian tidak minum, kebutuhan air anak harus tetap cukup. Anda harus bagi waktu minumnya pas sahur dan setelah buka puasa. Kalau anak kurang minum atau dehidrasi, dia bisa pusing, lemas, dan makin susah konsentrasi. Pastikan dia minum air putih yang cukup di jam-jam boleh makan.
Baca juga Cara Mengajarkan Sabar pada Anak Autis Saat Puasa
Selama anak belajar puasa, Anda harus sering-sering perhatikan reaksinya. Kalau anak menunjukkan tanda-tanda ini
Capek yang kelihatan parah sekali.
Menangis terus padahal biasanya tidak begitu.
Sama sekali tidak bisa fokus.
Tidurnya jadi terganggu.
Itu tandanya badan anak mungkin belum siap untuk puasa penuh. Tidak apa-apa kalau Anda mau kurangi durasi puasanya demi kebaikan anak.
Ingat ya, puasa buat anak autis itu lebih ke arah belajar, bukan sesuatu yang harus dipaksakan sampai sempurna. Tujuannya supaya anak kenal apa itu menahan diri dan merasakan suasana ibadah dengan cara yang menyenangkan. Kalau Anda pakai cara yang lembut, anak juga bakal merasa lebih tenang.
Ayah dan Bunda, kalau anak Anda sering kesulitan kontrol emosi pas lapar atau perilakunya berubah drastis pas pola makan ganti, mungkin ada masalah di sistem saraf atau metabolismenya. Memang butuh cara khusus untuk bantu menstabilkan saraf anak supaya dia bisa lebih fokus dan emosinya lebih terjaga.
Medical Hacking punya layanan terapi untuk bantu anak-anak yang punya tantangan seperti susah fokus, hiperaktif, atau masalah emosi. Kalau Anda mau tahu lebih dalam soal kondisi anak supaya dia bisa puasa dengan aman, Anda bisa coba konsultasi. Dengan bantuan yang benar, anak bisa belajar puasa dengan nyaman dan kesehatannya tetap terjaga. Oh ya, Medical Hacking juga telah membuka terapi autis depok jadi bagi siapa saja yang mengalami masalah tersebut silahkan konsultasi langsung bersama medical hacking!!














