
Tempat pengobatan autis anak - Halo semuanya. Hari ini kami ingin membagikan sebuah catatan tentang perkembangan salah satu pasien kami. Namanya adalah Ananda Haida Fara Azzahra, atau biasa dipanggil Farah. Kami baru saja melakukan konsultasi dan evaluasi dengan Ayah dan Bunda Farah. Dari pertemuan itu, kami melihat ada kemajuan yang cukup banyak. Ini membuktikan kalau terapi yang kami lakukan dengan fokus pada perbaikan struktur tubuh dan stimulasi saraf sudah mulai ada hasilnya.
Salah satu tanda kalau fungsi kognitif dan saraf anak membaik adalah respon emosinya. Untuk kasus Farah, Ayah dan Bundanya bilang ada perubahan yang membuat mereka senang.
Orang tua Farah bilang, "Untuk perkembangannya sekarang, emosinya sedikit-sedikit sudah mulai terbentuk."
Apa maksudnya hal ini secara medis? Jadi sebelumnya, Farah mungkin susah untuk menunjukkan perasaannya. Dia juga mungkin kurang respon kalau ada orang terdekatnya. Tapi sekarang berbeda. Farah mulai menunjukkan tanda separation anxiety atau kecemasan saat berpisah.
Jadi dia sudah bisa merasa sedih kalau ditinggal orang tuanya. Waktu Ayah atau Bundanya pergi keluar, Farah mulai mencari-cari mereka. Ini bukan cuma rengekan biasa. Ini adalah tanda penting kalau saraf yang mengatur emosi dan ikatan batinnya sedang pulih. Dia jadi sadar kalau ada orang lain dan bisa merindukan orang tuanya. Ini dasar yang penting untuk komunikasi nanti.
Selain soal emosi, kami juga mencatat kemajuan pada kemampuan penglihatan Farah. Di tempat terapi, kami selalu bilang kalau kontak mata itu penting untuk komunikasi.
Orang tua Farah memberi kabar gembira. Mereka bilang Farah "sudah mulai fokus juga untuk penglihatannya." Farah sekarang pandangannya tidak kosong lagi. Dia juga tidak cuek dengan sekitarnya. Dia mulai merespon kalau diajak interaksi. Matanya juga sudah bisa mengikuti benda atau wajah orang yang bicara padanya.
Kemampuan merespon ini tandanya jalur saraf mata dan otak mulai bekerja sama. Fokus yang membaik ini adalah kunci buat Farah untuk masuk ke tahap belajar selanjutnya, yaitu meniru dan paham instruksi.
Baca juga Update Perkembangan Bian, Pasien Spektrum Autisme (ASD)
Kami juga memeriksa fisik Farah, terutama bagian otot mulutnya. Kemampuan ini penting sekali karena berhubungan dengan kemampuan bicara dan makan.
Kabar baiknya adalah Farah sekarang sudah bisa menyedot air pakai sedotan. Bundanya bilang dengan bangga kalau menyedot air pakai sedotan sudah bisa. Kegiatan menyedot itu butuh kerja sama bibir, lidah, dan napas. Jadi ini menunjukkan otot mulut Farah makin kuat.
Tapi kami juga jujur soal apa yang masih perlu dilatih. Sekarang kemampuan "meniup" masih dalam proses latihan. Meniup itu butuh kontrol napas dan bentuk mulut yang beda dengan menyedot. Ini akan jadi fokus kami di terapi selanjutnya supaya kemampuan mulut Farah lengkap.
Simak selengkapnya di Video Berikut!!
Melihat perkembangan Farah, kami di Medical Hacking merasa optimis. Mulai dari emosi yang terbentuk, fokus mata yang tajam, sampai kemampuan mulut yang berkembang. Ini semua adalah kemajuan kecil yang dampaknya besar buat masa depan Farah.
Tugas kami sebagai terapis adalah membantu tubuh anak memulihkan diri sendiri. Kami membuka sumbatan di tubuh dan memberi stimulasi yang pas. Terima kasih kepada Ayah dan Bunda Farah yang terus konsisten percaya pada usaha ini. Perjalanan Farah memang belum selesai, tapi arahnya sudah benar menuju pemulihan.
Kalau ada keterlambatan bicara, masalah fokus, atau gangguan emosi, itu seringkali akarnya ada pada fungsi tubuh yang belum maksimal. Jangan biarkan dan jangan bilang "tunggu nanti" karena itu bisa menghambat potensi anak Anda.
Di Medical Hacking, kami pakai cara terapi menyeluruh. Kami bantu perbaiki akar masalah kesehatan, mulai dari rangka sampai saraf. Kami tidak pakai obat kimia dan tidak operasi. Oh ya, Medical Hacking juga telah membuka terapi abk jakarta jadi bagi siapa saja yang mengalami masalah tersebut silahkan konsultasi langsung bersama medical hacking!!














