Kantor Pusat:
Jl. Pd. Betung Raya No.10A, Pd. Karya, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15220
LAYANAN KONSULTASI GRATIS:
artikel
ARTIKEL KESEHATAN

Williams Syndrome, Autisme, atau ADHD? Memahami Hubungan dan Perbedaan yang Sering Membingungkan Orang Tua

23/May/2026
Rate this post

Terapi autis – Tak semua gangguan tumbuh kembang pada anak memiliki tanda yang mudah dikenali. Ada yang terlihat aktif berbicara, mudah akrab dengan siapa pun, atau bahkan tampak begitu ceria sepanjang waktu, namun di bali semua itu ternyata anak mengalami kesulitan fokus, hambatan belajar, hingga keterlambatan perkembangan.

Kondisi seperti ini cukup sering ditemukan pada anak dengan Williams Syndrome.

Namun, tak sedikit orang tua yang masih kebingungan dalam membedakan apakah anak mengalami Autisme Spectrum Disorde, Williams Syndrome, atau Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder karena beberapa gejalanya memang terlihat mirip di dalam kehidupan sehari-hari.

Harus dipahami apa saja hubungan dari ketiganya agar anak mendapatkan pendampingan dan terapi yang benar sejak dini.

Baca juga : Kekhawatiran Orang Tua tentang Masa Depan Anak dengan Gangguan Intelektual

Williams Syndrome Bukan Autisme, Tapi Bisa Memiliki Gejala yang Mirip

Williams Syndrome bukanlah merupakan kelainan genetik langka yang terjadi karena hilangnya sejumlah gen pada kromosom 7. Biasanya anak dengan kondisi seperti ini memiliki ciri khas tertentu, baik itu dari sisi fisik maupun perilaku.

Salah satu karakteristik umumnya adalah sifat sosialnya yang begitu tinggi. Biasanya anak dengan Williams Syndrome:

  • Terlihat sangat ramah
  • Sangat mudah berbicara dengan orang asing
  • Memiliki empati tinggi
  • Senang berinteraksi
  • Sangat ekspresif

Hal seperti ini yang membuat Williams Syndrome tampak “berbeda” dengan autisme.

Meski pada beberapa anak juga mengalami:

  • Sensitif terhadap suara
  • Keterlambatan bicara atau belajar
  • Kecemasan berlebih
  • Kesulitan memahami situasi sosial tertentu
  • Perilaku repetitif ringan

Dikarenakan adanya beberapa kemiripan, tak sedikit orang tua yang awalnya mengira anak tersebut adalah autisme.

Hubungan Williams Syndrome dengan ADHD Lebih Sering Ditemukan

Jika dibandingkan dengan autisme, hubungan antara Williams Syndrome dengan ADHD justru lebih sering terjadi.

Karena banyak anak dengan Williams Syndrome juga mengalami:

  • Impulsif
  • Sulit fokus
  • Tidak bisa diam terlalu lama
  • Mudah terdistraksi
  • Cepat berpindah perhatian

Saat di sekolah, kondisi seperti ini akan membuat anak merasa kesulitan dalam mengikuti instruksi yang diberikan, tampak terlalu aktif, atau sulit menyelesaikan tugas jika dibandingkan dengan teman seusianya.

Yang menariknya lagi, meski anak mengalami gangguan fokus seperti ADHD, anak dengan Williams Syndrome biasanya suka berinteraksi sosial dan sangat komunikatif.

Oleh karen itu, pendekatan terapi tak bisa disamakan untuk setiap anak.

Kenapa Penanganan Dini Sangat Penting?

Tak sedikit orang tua yang baru mencari bantuan saat anaknya mulai merasa kesulitan mengikuti aktivitas di sekolah, kesulitan belajar, atau adanya hambatan perilaku yang semakin terlihat.

Padahal, dengan terapi yang tepat dan diberikan sejak dini bisa membantu anak untuk berkembang jauh lebih optimal, terutama dalam:

  • Regulasi emosi
  • Kemampuan fokus
  • Kemampuan komunikasi
  • Interaksi sosial
  • Kemandirian aktivitas sehari-hari

Setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Ada anak yang lebih membutuhkan terapi sensori integrasi, terapi perilaku, terapi okupansi, hingga pendampingan khusus untuk kemampuan konsentrasi dan sosial.

Oleh karena itu, pemilihan tempat terapi menjadi hal yang sangat penting.

Medical Hacking, Salah Satu Tempat Terapi ABK Bekasi yang Banyak Dicari Orang Tua

Untuk Anda yang sedang mencari tempat terapi di Bekasi untuk Anak dengan masalah tumbuh kembang dan berkebutuhan khusus seperti Williams Syndrome, Autisme, ADHD, dan masalah tumbuh kembang lainnya kami merekomendasikan Rumah Terapi Medical Hacking sebagai tempat pendampingan  yang tepat. Medical Hacking menjadi salah satu pilihan yang cukup banyak diperbincangkan.

Pendekatan terapi dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan dan kondisi perkembangan setiap anak secra personal, karena tak semua anak bisa ditangani dengan metode yang sama.

Banyak orang tua yang datang dengan keluhan anaknya seperti:

  • Anak sulit fokus
  • Terlambat bicara
  • Mudah tantrum
  • Terlalu aktif
  • Sulit memahami instruksi
  • Sulit bersosialisasi
  • Sensitif terhadap suara atau sentuhan

Dengan observasi dan pendampingan terapi yang tepat, perkembangan anak akan jadi lebih terarah dan sesuai dengan potensi dalam dirinya.

Setiap anak memiliki cara berkembang yang berbeda-beda. Yang paling penting adalah memberikan dukungan terbaik sejak dini.

Untuk konsultasi atau informasi lebih lanjut mengenai terapi ABK di Bekasi bersama Medical Hacking, silakan klik banner di bawah ini.

 

Tenaga Kesehatan Profesional
bu-fitri
M. Roihan Naufal, Str, Akp 
umi ana terapis medicalhacking.co.id
 Rahma Atillah, Str, Akp
tenaga medis
Str, Akp
LIPUTAN MEDICAL HACKING DI MEDIA
TESTIMONI DARI YANG PERNAH BEROBAT
logo trans hitam
Konsultasi Gratis!
Rumah Terapi Medical Hacking, "The Real Medical Hacker"
Alamat rumah terapi Medical Hacking
MEDICAL HACKING PUSAT
Jl. Pd. Betung Raya No.10A, Pd. Karya, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15220
+62 852-8196-6899
CABANG BEKASI
Jl.Pulo Ribung Blok AR1 No.29 Ruko Taman Galaxy, Grand Galaxy, Jakasetia, Bekasi Selatan – Jawa Barat 17147
Google Maps
+62 822-7478-9899
CABANG PEKANBARU
Jl. Dahlia No .34, Kec. Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau 28122
Google Maps
+62 821-2266-8799
support
LAYANAN KONSULTASI GRATIS
icon
© Rumah Sehat Medical Hacking 2019
map-markerchevron-down-circle