
Terapi autis – Tak sedikit orang tua yang menganggap kebiasaan anak yang sering memasukkan benda ke dalam mulut sebagai bagian yang normal dari proses eksplorasi. Pada bayi dan balita, perilaku tersebut merupakan perilaku yang umum dan akan berkurang dengan seiring bertambahnya usia. Lantas, bagaimana bila anak terus menerus mencoba menelan atau memakan benda yang bukan makanan, seperti kertas, tisu, tanah, plastik, kapur, atau bahkan rambut?

PICA pada Anak Down Syndrome: Saat Kebiasaan Memasukkan Benda ke Mulut Bukan Sekadar Fase Tumbuh Kembang
Kondisi seperti ini disebut dengan PICA, sebuah gangguan makan yang sering terjdi pada anak dengan gangguan perkembangan, termasuk anak dengan Down Syndrome dan gangguan intelektual lainnya.
Baca juga : Jangan Panik Jika Anak Didiagnosis PDD-NOS, Pahami Fakta dan Langkah Penanganannya
PICA merupakan kondisi saat seorang anak memiliki kebiasaan mengonsumsi benda yang tak memiliki nilai gizi dan bukan merupakan makanan. Perilaku tersebut bisa terjadi secara berulang dan tak sesuai dengan usia perkembangan anak.
Biasanya, pada anak dengan Down Syndrome atau gangguan intelektual, risiko terjadinya PICA bisa lebih tinggi bila dibandingkan dengan anak pada umumnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti gangguan pemrosesan sensorik, keterlambatan perkembangan kognitif, kesulitan komunikasi, hingga kondisi medis yang menyertainya.
Tak sedikit orang tua yang awalnya menganggap perilaku seperti ini sebagai kebiasaan biasa. Padahal, bila hal tersebut berlangsung secara terus menerus, PICA bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian serius.
Setiap anak memiliki alasan yang berbeda-beda, namun ada beberapa faktor yang biasanya ditemukan, seperti:
PICA terlihat sepele, namun bisa menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, seperti:
Oleh karena itu, semakin cepat perilaku tersebut dikenali dan ditangani dengan tepat, semakin besar pula peluang anak untuk terhindar dai berbagai komplikasi yang tak diinginkan.
Penanganan PICA itu tak hanya cukup dengan melarang atau menyembunyikan benda-benda yang sering dimakan oleh anak. Namun juga dibutuhkan pendekatan yang sesuai dan menyeluruh.
Ada beberapa langkah yang biasa dilakukan seperti:
Pendekatan yang tepat juga membutuhkan kolaborasi antara orang tua dengan terapi atau tenaga profesional untuk memahami karakteristik anak berkebutuhan khusus.
Anak Down Syndrome memiliki kebutuhan yang unik, jadi dibutuhkan program terapi yang dapat disesuaikan dengan kondisi perkembangan, perilaku anak, dan kemampuan komunikasinya.
Untuk orang tua yang sedang mencari tempat terapi ABK Pekanbaru termasuk untuk anak Down Syndrom dengan berbagai keluhan, Rumah Terapi Medical Hacking dapat dijadikan pilihan yang tepat. Karena di Medical Hacking tak hanya fokus pada gejala yang terlihat, melainkan juga membantu untuk menemukan akar permasalahan yang dapat memengaruhi perkembangan anak secara menyeluruh.
Dengan pendekatan yang komprehensif bisa membantu anak Anda untuk mengembangkan kemampuan adaptif, meningkatkan kemandirian, hingga mengurangi perilaku yang berisiko seperti PICA.
Dengan pendampingan yang sesuai bisa menjadi langkah yang sangat penting untuk mencegah risiko perilaku yang mengganggu.
Hubungi Medical Hacking dengan klik banner di bawah ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Karena setiap kemajuan anak itu dimulai dari penanganan yang tepat dan dukungan dari tenaga profesional untuk mencapai masa depan yang lebih baik.














