Apakah Daging Merah Buruk atau Baik untuk Anda?

MEDICAL HACKING – Daging merah adalah daging hewan jenis mamalia, yang biasanya berwarna merah saat masih mentah. Bahan makanan yang satu ini, merupakan salah satu makanan yang paling kontroversial dalam sejarah nutrisi kesehatan. Meskipun manusia telah memakannya sepanjang zaman, banyak orang percaya itu dapat menyebabkan kerusakan. Di bawah ini adalah ulasan tentang bukti efek kesehatan dari daging merah.

Daging Hari Ini Tidak Seperti Dulu

Orang telah makan daging sepanjang zaman dan memiliki sistem pencernaan yang dilengkapi dengan baik untuk menanganinya. Masyarakat tradisional telah makan lebih banyak daging merah daripada rata-rata orang Barat tetapi tetap dalam kesehatan yang sangat baik.

Tetapi, daging yang dikonsumsi banyak orang saat ini berbeda dengan daging yang dimakan orang pada masa lalu. Kembali pada hari itu, hewan berkeliaran bebas dan memakan rumput, serangga, atau makanan lain yang alami bagi mereka. Di zaman dahulu, hewan ternak berkeliaran bebas dan mengunyah rumput serta berbagai tanaman yang dapat dimakan lainnya.

Daging dari hewan ini berbeda dari daging yang berasal dari sapi yang lahir dan dibesarkan di sebuah peternakan modern. Mereka akan diberi makan pakan berbasis makanan olahan dan diberikan hormon serta antibiotik. Saat ini, beberapa produk daging sangat diproses setelah hewan disembelih. Mereka diasapi, diawetkan, kemudian diolah dengan nitrat, pengawet, dan berbagai bahan kimia.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk Anda tahu perbedaan utama antara berbagai jenis daging konsumsi:

  • Daging olahan: Produk ini biasanya berasal dari sapi yang dipelihara secara konvensional, kemudian melalui berbagai metode pengolahan. Contohnya termasuk sosis atau nugget.
  • Daging merah konvensional: Daging merah konvensional cukup diproses, tetapi sapi biasanya diternakkan di pabrik. Daging yang memiliki warna merah saat masih mentah didefinisikan sebagai daging merah. Ini termasuk domba, sapi dan beberapa hewan ternak lainnya.
  • Daging putih: Daging yang berwarna putih saat dimasak didefinisikan sebagai daging putih. Ini termasuk daging dari unggas seperti ayam dan bebek.
  • Daging organik: Daging ini berasal dari hewan ternak yang diberi makan secara alami seperti rumput dan dibesarkan secara organik tanpa pemberian obat dan hormon. Mereka juga tidak mendapatkan bahan kimia buatan yang ditambahkan.

Baca Juga: Pertahankan Tubuh dan Pikiran Anda Melalui Musim Peralihan Saat Ini

Saat memeriksa efek kesehatan daging, penting untuk disadari bahwa tidak semua daging diciptakan sama. Banyak penelitian tentang daging merah, terutama yang dilakukan di Indonesia, meneliti daging dari hewan ternak pabrik yang telah diberi pakan berbasis biji-bijian.

Daging Merah Sangat Bergizi

Daging merah merupakan salah satu bahan makanan paling bergizi yang dapat Anda konsumsi. Hal ini sarat dengan vitamin, mineral, antioksidan dan berbagai nutrisi lain yang dapat memiliki efek mendalam pada kesehatan.

Porsi 3,5 ons (100 gram) daging giling mentah (10% lemak) mengandung:

  • Vitamin B3 (niasin): 25% dari tingkat asupan harian rata-rata
  • Vitamin B12 (cobalamin): 37% dari tingkat asupan harian rata-rata (vitamin ini tidak dapat diperoleh dari makanan nabati)
  • Vitamin B6 (piridoksin): 18% dari tingkat asupan harian rata-rata
  • Zat Besi: 12% dari tingkat asupan harian rata-rata (ini adalah zat besi berkualitas tinggi, yang diserap jauh lebih baik daripada zat besi dari makanan nabati)
  • Seng: 32% dari tingkat asupan harian rata-rata
  • Selenium: 24% dari tingkat asupan harian rata-rata
  • Banyak vitamin juga mineral yang lain dalam jumlah yang lebih kecil

Daging merah ini hadir dengan jumlah kalori 176, dengan 20 gram protein hewani berkualitas dan juga 10 gram lemak. Daging merah ini juga memiliki kekayaan nutrisi lain yang penting seperti creatine dan carnosine. Orang-orang yang tidak mengkonsumsi daging seringkali rendah nutrisi ini, yang berpotensi mempengaruhi fungsi otot dan otak.

Daging sapi yang hanya memakan rumput bahkan lebih bergizi hasilnya daripada daging sapi yang diberi makan dengan menggunakan biji-bijian. Selain itu juga mengandung banyak omega-3 yang menyehatkan jantung, asam lemak CLA dan jumlah vitamin A dan E yang lebih tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here