fbpx
Home
Layanan
Terapi Autis
Artikel Kesehatan
Tanya Jawab
Hubungi Kami
Kantor Pusat:
Jl. Pd. Betung Raya No.10A, Pd. Karya, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15220
LAYANAN KONSULTASI GRATIS:
artikel
ARTIKEL KESEHATAN

Perbedaan Epilepsi dengan Kejang Biasa yang Perlu Diketahui

08/Feb/2025
Rate this post

Terapi anak autis di jakarta dan pekanbaru - Epilepsi dan kejang merupakan dua istilah yang sering kali disalahartikan sebagai hal yang sama. Meskipun keduanya berkaitan dengan aktivitas listrik abnormal di otak, ada perbedaan mendasar yang harus dipahami. Kejang bisa terjadi pada siapa saja dan disebabkan oleh berbagai faktor, sementara epilepsi adalah gangguan neurologis yang bersifat kronis.

Apa Itu Kejang?

Kejang adalah kondisi di mana terjadi lonjakan aktivitas listrik yang tidak normal di otak, menyebabkan perubahan perilaku, gerakan, perasaan, atau tingkat kesadaran seseorang. Kejang dapat terjadi hanya sekali dalam kehidupan seseorang tanpa harus berkaitan dengan epilepsi. Penyebab kejang sangat beragam, termasuk demam tinggi, infeksi, cedera kepala, atau gangguan metabolik.

Kejang dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu kejang fokal dan kejang umum. Kejang fokal hanya mempengaruhi sebagian kecil otak, sedangkan kejang umum melibatkan seluruh otak. Pada beberapa kasus, kejang bisa terjadi akibat reaksi terhadap obat-obatan tertentu atau akibat stres yang ekstrem.

Apa Itu Epilepsi?

Epilepsi adalah gangguan neurologis yang ditandai dengan terjadinya kejang berulang tanpa pemicu yang jelas. Seseorang dikatakan menderita epilepsi jika mengalami dua atau lebih kejang yang tidak dipicu oleh faktor eksternal seperti demam atau cedera kepala. Penyakit ini dapat berlangsung seumur hidup atau hanya dalam periode tertentu, tergantung pada penyebab dan pengelolaannya.

Penyebab epilepsi cukup kompleks, mulai dari faktor genetik, cedera otak, stroke, infeksi pada otak seperti meningitis, hingga gangguan perkembangan seperti autisme. Meskipun begitu, dalam beberapa kasus, penyebab epilepsi tidak dapat diketahui secara pasti.

Perbedaan Epilepsi dan Kejang Biasa

Frekuensi Kejang

Kejang biasa dapat terjadi satu kali dalam kondisi tertentu, seperti akibat demam atau cedera kepala. Sebaliknya, epilepsi ditandai dengan kejang berulang yang tidak memiliki pemicu jelas.

Penyebab

Kejang biasa bisa dipicu oleh faktor eksternal seperti infeksi, stres, atau konsumsi obat tertentu. Epilepsi, di sisi lain, lebih sering terkait dengan faktor neurologis, genetik, atau cedera permanen pada otak.

Durasi Penyakit

Kejang biasa dapat bersifat sementara dan tidak selalu berulang, sedangkan epilepsi adalah kondisi kronis yang memerlukan manajemen jangka panjang.

Pengobatan

Kejang biasa sering kali tidak memerlukan pengobatan khusus, kecuali jika disebabkan oleh kondisi medis lain yang perlu ditangani. Epilepsi, sebaliknya, membutuhkan terapi dengan obat antiepilepsi untuk mengontrol kejang dan mencegah kekambuhan.

Dampak pada Kehidupan

Orang yang mengalami kejang sekali atau dua kali dalam hidupnya biasanya tidak mengalami gangguan berarti dalam aktivitas sehari-hari. Namun, penderita epilepsi harus lebih berhati-hati, karena kejang yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi pekerjaan, pendidikan, dan interaksi sosial.

Cara Membedakan Kejang Epilepsi dan Kejang Biasa

Membedakan kejang akibat epilepsi dan kejang biasa sangat penting untuk menentukan perawatan yang tepat. Kejang yang terjadi lebih dari satu kali tanpa penyebab yang jelas lebih mengarah ke epilepsi. Selain itu, kejang epilepsi sering kali diikuti oleh kondisi bingung atau kehilangan kesadaran dalam beberapa saat setelah kejang berhenti.

Jika seseorang mengalami kejang untuk pertama kalinya, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan seperti EEG (elektroensefalografi) dan MRI dapat membantu menentukan apakah kejang tersebut berhubungan dengan epilepsi atau hanya kejadian sementara.

Penanganan dan Pencegahan

Untuk kejang biasa, penanganannya tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Misalnya, kejang akibat demam dapat dicegah dengan mengontrol suhu tubuh, sedangkan kejang akibat hipoglikemia dapat diatasi dengan menjaga kadar gula darah stabil.

Penderita epilepsi biasanya memerlukan pengobatan dengan obat antiepilepsi yang harus dikonsumsi secara rutin. Selain itu, gaya hidup sehat seperti menghindari stres, tidur yang cukup, serta menghindari konsumsi alkohol dan kafein berlebihan dapat membantu mengurangi risiko kejang.

Epilepsi dan kejang biasa memiliki perbedaan yang signifikan, terutama dalam hal penyebab, frekuensi, dan dampak pada kehidupan sehari-hari. Kejang biasa bisa terjadi pada siapa saja dengan pemicu tertentu, sementara epilepsi adalah kondisi kronis yang memerlukan manajemen khusus. Jika seseorang mengalami kejang lebih dari satu kali tanpa penyebab yang jelas, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Baca juga Tanda Awal Epilepsi yang Harus Diwaspadai

Medical Hacking, Solusi Terapi Untuk Masalah Penyakit Tumbuh Kembang

Punya masalah dengan proses tumbuh kembang anak? Apakah anak mengalami Celebral Palsy, Gangguan Bicara dan Bahasa, Autism, Down Syndrome, Perawakan Pendek, Retardasi Mental, Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas atau GPPH, Hidrocephalus, Poliomyelitis atau polio, Lupus, Poliomyelitis atau Polio, Lupus, Skoliosis, Epilepsi, Lumpuh Layu. Anak Yang Terlambat Bicara, Anak Yang Terlambat Berjalan, Anak Yang Tidak Keluar Suara atau lainnya? Segera hubungi Medical Hacking melalui

Website: medicalhacking.co.id

Telp: +6282297289899

Tenaga Kesehatan Profesional
bu-fitri
M. Roihan Naufal, Str, Akp 
umi ana terapis medicalhacking.co.id
Cherly Rahma Atillah, Str, Akp
tenaga medis
Str, Akp
LIPUTAN MEDICAL HACKING DI MEDIA
berita
TESTIMONI DARI YANG PERNAH BEROBAT
testimoni medicalhackingtestimoni medicalhacking2
testimoni medicalhacking3testimoni medicalhacking4
testimoni medicalhacking5testimoni medicalhacking6
testimoni medicalhacking7testimoni medicalhacking8
logo trans hitam
Konsultasi Gratis!
Rumah Terapi Medical Hacking, "The Real Medical Hacker"
Alamat rumah terapi Medical Hacking
MEDICAL HACKING PUSAT
Jl. Pd. Betung Raya No.10A, Pd. Karya, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15220
+62 852-8196-6899
CABANG BEKASI
Jl.Pulo Ribung Blok AR1 No.29 Ruko Taman Galaxy, Grand Galaxy, Jakasetia, Bekasi Selatan – Jawa Barat 17147
Google Maps
+62 822-7478-9899
CABANG PEKANBARU
Jl. Dahlia No .34, Kec. Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau 28122
Google Maps
+62 821-2266-8799
support
LAYANAN KONSULTASI GRATIS
icon
© Rumah Sehat Medical Hacking 2019
map-markerchevron-down-circle