Kantor Pusat:
Jl. Pd. Betung Raya No.10A, Pd. Karya, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15220
LAYANAN KONSULTASI GRATIS:
artikel
ARTIKEL KESEHATAN

PICA pada Anak Down Syndrome: Saat Kebiasaan Memasukkan Benda ke Mulut Bukan Sekadar Fase Tumbuh Kembang

01/Jul/2026
Rate this post

Terapi autis – Tak sedikit orang tua yang menganggap kebiasaan anak yang sering memasukkan benda ke dalam mulut sebagai bagian yang normal dari proses eksplorasi. Pada bayi dan balita, perilaku tersebut merupakan perilaku yang umum dan akan berkurang dengan seiring bertambahnya usia. Lantas, bagaimana bila anak terus menerus mencoba menelan atau memakan benda yang bukan makanan, seperti kertas, tisu, tanah, plastik, kapur, atau bahkan rambut?

PICA pada Anak Down Syndrome: Saat Kebiasaan Memasukkan Benda ke Mulut Bukan Sekadar Fase Tumbuh Kembang

PICA pada Anak Down Syndrome: Saat Kebiasaan Memasukkan Benda ke Mulut Bukan Sekadar Fase Tumbuh Kembang

Kondisi seperti ini disebut dengan PICA, sebuah gangguan makan yang sering terjdi pada anak dengan gangguan perkembangan, termasuk anak dengan Down Syndrome dan gangguan intelektual lainnya.

Baca juga : Jangan Panik Jika Anak Didiagnosis PDD-NOS, Pahami Fakta dan Langkah Penanganannya

Mengenal PICA pada Anak dengan Gangguan Intelektual

PICA merupakan kondisi saat seorang anak memiliki kebiasaan mengonsumsi benda yang tak memiliki nilai gizi dan bukan merupakan makanan. Perilaku tersebut bisa terjadi secara berulang dan tak sesuai dengan usia perkembangan anak.

Biasanya, pada anak dengan Down Syndrome atau gangguan intelektual, risiko terjadinya PICA bisa lebih tinggi bila dibandingkan dengan anak pada umumnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti gangguan pemrosesan sensorik, keterlambatan perkembangan kognitif, kesulitan komunikasi, hingga kondisi medis yang menyertainya.

Tak sedikit orang tua yang awalnya menganggap perilaku seperti ini sebagai kebiasaan biasa. Padahal, bila hal tersebut berlangsung secara terus menerus, PICA bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian serius.

Mengapa Anak Down Syndrome Lebih Rentan Mengalami PICA?

Setiap anak memiliki alasan yang berbeda-beda, namun ada beberapa faktor yang biasanya ditemukan, seperti:

  • Kebutuhan sensorik yang belum terpenuhi
  • Kesulitan memahami bahaya
  • Kurangnya kemampuan komunikasi
  • Kemungkinan kekurangan nutrisi

Risiko yang Tidak Boleh Diabaikan

PICA terlihat sepele, namun bisa menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, seperti:

  • Gangguan pencernaan.
  • Keracunan bahan berbahaya.
  • Sumbatan usus akibat benda asing.
  • Kerusakan gigi dan rongga mulut.
  • Infeksi akibat konsumsi tanah atau benda kotor.
  • Gangguan penyerapan nutrisi.

Oleh karena itu, semakin cepat perilaku tersebut dikenali dan ditangani dengan tepat, semakin besar pula peluang anak untuk terhindar dai berbagai komplikasi yang tak diinginkan.

Bagaimana Penanganan PICA pada Anak Down Syndrome?

Penanganan PICA itu tak hanya cukup dengan melarang atau menyembunyikan benda-benda yang sering dimakan oleh anak. Namun juga dibutuhkan pendekatan yang sesuai dan menyeluruh.

Ada beberapa langkah yang biasa dilakukan seperti:

  • Mengidentifikasi pemicu perilaku melalui observasi yang terstruktur.
  • Terapi perilaku untuk mengurangi kebiasaan makan benda non-makanan.
  • Pendampingan sensorik apabila terdapat gangguan pemrosesan sensorik.
  • Pemeriksaan medis untuk mengevaluasi kondisi kesehatan dan status nutrisi anak.
  • Edukasi orang tua agar dapat menerapkan strategi yang konsisten di rumah.

Pendekatan yang tepat juga membutuhkan kolaborasi antara orang tua dengan terapi atau tenaga profesional untuk memahami karakteristik anak berkebutuhan khusus.

Pentingnya Intervensi dan Pendampingan yang Tepat

Anak Down Syndrome memiliki kebutuhan yang unik, jadi dibutuhkan program terapi yang dapat disesuaikan dengan kondisi perkembangan, perilaku anak, dan kemampuan komunikasinya.

Untuk orang tua yang sedang mencari tempat terapi ABK Pekanbaru termasuk untuk anak Down Syndrom dengan berbagai keluhan,  Rumah Terapi Medical Hacking dapat dijadikan pilihan yang tepat. Karena di Medical Hacking tak hanya fokus pada gejala yang terlihat, melainkan juga membantu untuk menemukan akar permasalahan yang dapat memengaruhi perkembangan anak secara menyeluruh.

Dengan pendekatan yang komprehensif bisa membantu anak Anda untuk mengembangkan kemampuan adaptif, meningkatkan kemandirian, hingga mengurangi perilaku yang berisiko seperti PICA.

Dengan pendampingan yang sesuai bisa menjadi langkah yang sangat penting untuk mencegah risiko perilaku yang mengganggu.

Hubungi Medical Hacking dengan klik banner di bawah ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Karena setiap kemajuan anak itu dimulai dari penanganan yang tepat dan dukungan dari tenaga profesional untuk mencapai masa depan yang lebih baik.

 

Tenaga Kesehatan Profesional
bu-fitri
M. Roihan Naufal, Str, Akp 
umi ana terapis medicalhacking.co.id
 Rahma Atillah, Str, Akp
tenaga medis
Str, Akp
LIPUTAN MEDICAL HACKING DI MEDIA
TESTIMONI DARI YANG PERNAH BEROBAT
logo trans hitam
Konsultasi Gratis!
Rumah Terapi Medical Hacking, "The Real Medical Hacker"
Alamat rumah terapi Medical Hacking
MEDICAL HACKING PUSAT
Jl. Pd. Betung Raya No.10A, Pd. Karya, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15220
+62 852-8196-6899
CABANG BEKASI
Jl.Pulo Ribung Blok AR1 No.29 Ruko Taman Galaxy, Grand Galaxy, Jakasetia, Bekasi Selatan – Jawa Barat 17147
Google Maps
+62 822-7478-9899
CABANG PEKANBARU
Jl. Dahlia No .34, Kec. Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau 28122
Google Maps
+62 821-2266-8799
support
LAYANAN KONSULTASI GRATIS
icon
© Rumah Sehat Medical Hacking 2019
map-markerchevron-down-circle