Tempat Pengobatan Autis di Tangerang tanpa Obat Kimia

Tempat Pengobatan Autis di Tangerang – Autisme, juga disebut autism spectrum disorder (ASD), adalah kondisi rumit yang mencakup masalah dengan komunikasi dan perilaku. Kelainan ini dapat melibatkan berbagai gejala dan keterampilan. ASD dapat menjadi masalah kecil atau cacat yang membutuhkan perawatan sepanjang waktu di fasilitas khusus seperti yang dimiliki oleh Rumah Sehat Medical Hacking.

Orang dengan autisme memiliki masalah dengan komunikasi. Mereka memiliki kesulitan untuk memahami apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh orang lain. Sehingga hal ini menyulitkan mereka untuk mengekspresikan diri, baik dengan kata-kata atau melalui gerakan, ekspresi wajah, dan sentuhan.

Orang dengan autisme mungkin memiliki masalah dengan belajar. Keterampilan mereka mungkin berkembang tidak merata. Misalnya, mereka dapat mengalami kesulitan berkomunikasi tetapi mahir dalam bidang seni, musik , matematika, atau dalam hal ingatan. Karena itu, mereka mungkin melakukannya dengan sangat baik pada tes analisis atau pemecahan masalah.

Lebih banyak anak didiagnosis autisme sekarang daripada sebelumnya. Tetapi angka terakhir bisa lebih tinggi karena perubahan dalam cara diagnosa, bukan karena lebih banyak anak memiliki kelainan.

Baca Juga: Tempat Pengobatan Polio di Tangerang yang Paling Mujarab

Tanda dan Gejala Autisme

Gejala autisme biasanya muncul sebelum anak berusia 3 tahun. Beberapa orang menunjukkan tanda-tanda sejak lahir. Gejala umum autisme meliputi beberapa hal seperti:

  • Kurangnya kontak mata
  • Minat terlalu kurang atau minat terlalu kuat pada topik tertentu
  • Melakukan sesuatu berulang-ulang, seperti mengulang kata atau frasa
  • Sensitivitas tinggi terhadap suara, sentuhan, bau, atau pemandangan yang tampak biasa bagi orang lain
  • Tidak melihat atau mendengarkan orang lain
  • Tidak melihat hal-hal ketika orang lain menunjuk sesuatu
  • Tidak ingin dipeluk atau dipeluk
  • Masalah dalam memahami atau menggunakan ucapan, gerak tubuh, ekspresi wajah, atau nada suara
  • Berbicara dengan suara nyanyian, flat, atau robot
  • Kesulitan beradaptasi dengan perubahan rutin

Beberapa anak autis juga mungkin mengalami kejang. Tetapi hal ini mungkin tidak terjadi lagi ketika mereka remaja.

Gangguan Spektrum Autisme

Jenis-jenis ini pernah dianggap sebagai kondisi yang terpisah. Sekarang, mereka berada dalam kisaran gangguan spektrum autisme. Hal ini termasuk:

  • Sindrom Asperger. Anak-anak ini tidak memiliki masalah dengan bahasa; pada kenyataannya, mereka cenderung memiliki nilai dalam kisaran rata-rata atau di atas rata-rata pada tes kecerdasan. Tetapi mereka memiliki masalah sosial dan lingkup kepentingan yang sempit.
  • Gangguan autistik. Inilah yang kebanyakan orang pikirkan ketika mereka mendengar kata “autisme””. Dimana hal ini merujuk pada masalah dengan interaksi sosial, komunikasi, dan bermain pada anak di bawah 3 tahun.
  • Gangguan disintegratif anak. Anak-anak ini memiliki perkembangan khas selama minimal 2 tahun dan kemudian kehilangan sebagian atau sebagian besar keterampilan komunikasi dan sosial mereka.
  • Gangguan perkembangan pervasif (PDD atau autisme atipikal). Dokter Anda mungkin menggunakan istilah ini jika anak Anda memiliki perilaku autis, seperti keterlambatan dalam keterampilan sosial dan komunikasi, tetapi tidak masuk dalam kategori lain.

Penyebab Autisme

Mengapa autisme memiliki penyebab yang tidak jelas. Itu bisa berasal dari masalah di bagian otak Anda yang menafsirkan input sensorik dan bahasa proses. Autisme 4 kali lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan. Itu bisa terjadi pada orang dari berbagai ras, suku, atau latar belakang sosial. Penghasilan keluarga, gaya hidup, atau tingkat pendidikan tidak memengaruhi risiko autisme anak.

Autisme berjalan dalam keluarga, sehingga kombinasi gen tertentu dapat meningkatkan risiko anak. Dan juga seorang anak dengan orang tua yang lebih tua memiliki risiko autisme yang lebih tinggi.

Jika seorang wanita hamil terpapar obat – obatan atau bahan kimia tertentu , seperti alkohol atau obat anti- kejang, anaknya lebih mungkin menderita autis. Faktor risiko lain termasuk kondisi metabolisme ibu seperti diabetes dan obesitas. Penelitian juga menghubungkan autisme dengan fenilketonuria yang tidak diobati dan rubella (campak Jerman). Tetapi tidak ada bukti bahwa vaksinasi menyebabkan autisme.

Maka dari itu, perawatan untuk anak autis tidak boleh sembarangan, percayakan kepada Rumah Sehat Medical Hacking. Para ahli di tempat kami adalah tenaga profesional di bidangnya tetapi tidak menggunakan obat-obatan kimiawi yang akan memberikan efek samping tertentu. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa klik di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here