Tempat Pengobatan Hidrocephalus di Jakarta yang Paling Direkomendasikan

Tempat Pengobatan Hidrocephalus di Jakarta – Hydrocephalus berasal dari kata-kata dalam bahasa Yunani kuno. Hydro artinya air dan cephalus berarti kepala. Hidrosefalus adalah akumulasi cairan serebrospinal atau accumulation of cerebrospinal fluid (CSF) abnormal di dalam rongga otak yang disebut ventrikel. Cairan serebrospinal diproduksi di ventrikel dan di pleksus koroid.

Cairan ini bersirkulasi melalui sistem ventrikel di otak dan diserap ke dalam aliran darah. Dan cairan ini berada dalam sirkulasi konstan serta memiliki banyak fungsi, termasuk mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Dan juga bertindak sebagai bantalan pelindung terhadap cedera. Cairan ini mengandung nutrisi dan protein yang diperlukan untuk nutrisi dan fungsi normal otak, dan membawa produk limbah dari jaringan di sekitarnya.

Hydrocephalus terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara jumlah CSF yang diproduksi dan tingkat di mana ia diserap. Saat CSF menumpuk, ini menyebabkan ventrikel membesar dan tekanan di dalam kepala meningkat.

Gejala Hydrocephalus

Gejala hidrosefalus yang tidak diobati bervariasi. Selama kehamilan, USG rutin dapat mendeteksi ventrikel yang membesar atau ruang di dalam otak bayi. Pada bayi, tanda adanya hidrosefalus yang paling jelas adalah kondisi pembesaran kepala bayi yang tidak wajar. Pada anak-anak gejalanya cenderung berhubungan dengan tekanan tinggi dan mungkin termasuk mual, muntah, sakit kepala dan masalah penglihatan.

Pada orang dewasa muda dan paruh baya gejala paling sering termasuk pusing dan masalah penglihatan. Pada orang dewasa yang lebih tua dengan hidrosefalus tekanan normal atau normal pressure hydrocephalus (NPH) gejalanya lebih cenderung sebagai kehilangan fungsi di tiga bidang utama. Yaitu berjalan, berpikir dan kontrol kandung kemih.

Bayi dan Anak-anak

  • Pembesaran kepala tidak normal
  • Fontanel tegang dan menggembung
  • Vena kulit kepala yang menonjol
  • Tulang tengkorak mungkin terasa terpisah
  • Muntah, mengantuk, mudah marah
  • Sakit kepala, mual, muntah, penglihatan
  • Deviasi mata ke bawah

Dewasa Muda dan Usia Menengah

  • Sakit kepala kronis
  • Kesulitan berjalan / gaya berjalan
  • Tantangan atau keluhan kognitif
  • Urgensi atau inkontinensia

Orang Dewasa Tua (NPH)

  • Kesulitan berjalan / gaya berjalan
  • Tantangan kognitif / demensia ringan
  • Urgensi urgensi atau inkontinensia
Baca Juga: Tempat Pengobatan Jantung di Jakarta yang Harus Anda Coba

Mendiagnosis Hydrocephalus

Tes diagnostik awal yang paling umum untuk menentukan hidrosefalus pada usia berapa pun adalah gambar otak menggunakan CT atau MRI. Cara ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah ventrikel atau ruang di dalam otak menjadi lebih besar. Lebih banyak tes sering dilakukan pada orang dewasa untuk mendiagnosis kondisi tersebut. Keputusan untuk melakukan tes tertentu mungkin tergantung pada situasi klinis tertentu, serta preferensi dan pengalaman tim medis. Tidak semua tes yang dijelaskan di sini diperlukan untuk membuat diagnosis.

  • Pemeriksaan klinis untuk mengevaluasi gejala terdiri dari wawancara dan / atau pemeriksaan neurologis fisik.
  • Gambar otak untuk mendeteksi ventrikel yang membesar biasanya meliputi magnetic resonance imaging (MRI) dan computerized tomography (CT).
  • Tes CSF untuk memprediksi respons shunt dan / atau menentukan tekanan shunt termasuk pungsi lumbal, drainase lumbal eksternal, pengukuran resistensi aliran keluar CSF, pemantauan tekanan intrakranial (ICP) dan cisternografi isotop.

Demikian banyaknya efek yang dikembangkan oleh adanya hidrocephalus ini maka Anda tidak boleh menganggapnya remeh. Dan Rumah Sehat Medical Hacking tahu betul cara untuk menangani masalah ini. Terlebih lagi metode yang digunakan adalah pengobatan tanpa menggunakan obat-obatan kimia yang tentu menimbulkan efek samping. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kontak person yang ada di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here