Tempat Pengobatan Osteoartritis (OA) di Jakarta yang Sangat Direkomendasikan

Tempat Pengobatan Osteoartritis (OA) di Jakarta – Arthritis adalah istilah umum yang berarti peradangan sendi. Osteoartritis pada umumnya dikenal sebagai arthritis keausan yang merupakan jenis arthritis paling umum. Ini terkait dengan kerusakan tulang rawan pada sendi dan dapat terjadi pada hampir semua sendi dalam tubuh. Ini biasanya terjadi pada persendian yang menahan berat pada pinggul, lutut, dan tulang belakang. Ini juga mempengaruhi jari, ibu jari, leher, dan jari kaki yang besar.

Osteoartritis yang juga disebut dengan OA ini biasanya tidak mempengaruhi sendi lain. Kecuali mengalami cedera sebelumnya, stres berlebihan atau gangguan tulang rawan yang mengawali penyakit OA ini.

Tulang rawan adalah bagian tubuh yang keras dan kenyal yang menutupi ujung tulang pada persendian normal. Fungsi utamanya adalah untuk mengurangi gesekan pada sendi dan berfungsi sebagai “penyerap goncangan”. Kualitas penyerap goncangan kartilago normal berasal dari kemampuannya untuk mengubah bentuk ketika dikompres (diratakan atau ditekan bersama-sama).

Osteoartritis ini dapat menyebabkan tulang rawan pada sendi menjadi kaku dan kehilangan kemampuan elastisitasnya. Sehingga membuatnya lebih rentan terhadap kemungkinan kerusakan. Seiring waktu, tulang rawan mungkin hilang di beberapa daerah, sangat mengurangi kemampuannya untuk bertindak sebagai peredam kejut. Ketika tulang rawan memburuk, tendon dan ligamen meregang, menyebabkan rasa sakit. Jika kondisinya memburuk, tulang-tulang itu bisa saling bergesekan.

Siapa yang Bisa Terkena Osteoartritis?

Peluang terserang penyakit meningkat seiring bertambahnya usia. Mayoritas orang yang berusia di atas 60 memiliki osteoartritis sampai taraf tertentu, tetapi tingkat keparahannya sangat bervariasi. Bahkan orang-orang yang berusia 20-an dan 30-an dapat terkena osteoartritis, meskipun sering ada alasan mendasar, seperti cedera sendi atau stres sendi berulang karena terlalu sering digunakan. Pada orang yang berusia di atas 50 tahun, lebih banyak wanita daripada pria yang menderita osteoarthritis.

Baca Juga: Tempat Pengobatan Osteomielitis atau Infeksi Tulang di Jakarta yang Terjangkau

Apa Saja Gejala-Gejala Osteoartritis?

Gejala dari osteoartritis yang paling sering berkembang secara bertahap adalah termasuk:

  • Nyeri sendi, terutama dengan adanya gerakan
  • Nyeri setelah terlalu sering digunakan atau setelah lama tidak aktif
  • Kekakuan setelah periode istirahat
  • Pembesaran tulang di sendi jari tengah dan ujung (yang mungkin menyakitkan atau mungkin juga tidak)
  • Pembengkakan sendi

Apa Penyebab Osteoartritis?

Ada beberapa faktor yang meningkatkan peluang seseorang terkena osteoarthritis. Hal-hal ini termasuk:

  • Keturunan. Beberapa orang memiliki cacat bawaan pada salah satu gen yang bertanggung jawab untuk membuat tulang rawan. Ini menyebabkan tulang rawan rusak, yang menyebabkan kerusakan sendi lebih cepat. Orang yang lahir dengan kelainan sendi lebih mungkin untuk mengalami osteoartritis, dan mereka yang lahir dengan kelainan tulang belakang (seperti skoliosis atau kelengkungan tulang belakang) lebih mungkin untuk mengalami osteoartritis tulang belakang.
  • Obesitas. Obesitas atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko osteoartritis pada lutut, pinggul, dan juga tulang belakang. Sehingga mempertahankan berat badan yang ideal atau menurunkan berat badan yang berlebih adalah cara untuk lebih sehat. Sehingga dapat membantu mencegah osteoartritis di area-area ini atau mengurangi laju perkembangannya begitu osteoartritis terbentuk.
  • Cedera. Cedera berkontribusi banyak pada perkembangan osteoartritis. Misalnya, atlet yang mengalami cedera pada lutut mungkin berisiko lebih tinggi terkena osteoartritis lutut. Selain itu, orang-orang yang terkena cedera punggung yang parah mungkin cenderung mengalami osteoartritis tulang belakang. Sedangkan orang yang mengalami patah tulang di dekat sendi cenderung mengalami osteoartritis pada sendi tersebut.
  • Sendi berlebihan. Terlalu sering menggunakan bagian sendi tertentu dapat meningkatkan risiko terkena osteoartritis. Sebagai contohnya, orang-orang yang punya pekerjaan dengan membutuhkan penekukan lutut berulang kali berisiko lebih tinggi terkena osteoartritis lutut.
  • Penyakit lainnya. Orang-orang dengan rheumatoid arthritis, jenis radang sendi kedua yang paling umum, lebih mungkin untuk mengembangkan osteoarthritis. Selain itu, kondisi langka tertentu, seperti kelebihan zat besi atau kelebihan hormon pertumbuhan dapat meningkatkan kemungkinan mengembangkan OA.

Dan pengobatan yang paling tepat adalah dengan metode terapi penggabungan 3 spesialistik Ortopedi, Neurologi, dan Hematologi yang dikembangkan oleh Rumah Sehat Medical Hacking. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kontak person di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here