Pentingnya Tetap Terhidrasi Hidrasi Umum dan Pemulihan Virus

MEDICAL HACKING – Dalam hal asupan cairan, kita sering diminta untuk “minum delapan gelas air dalam sehari” untuk memastikan kita tetap terhidrasi sepanjang hari. Tetapi apakah Anda tahu bahwa tetap terhidrasi sesederhana itu? Seberapa penting hidrasi untuk kesehatan Anda secara keseluruhan? Kita akan mendalami pentingnya hidrasi, bagaimana lingkungan atau aktivitas Anda dapat mempengaruhinya, dan pentingnya hidrasi saat pulih dari serangan virus tertentu. Jadi, mari kita lakukan!

Seberapa Pentingkah Hidrasi Bagi Kesehatan Anda Secara Keseluruhan?

Tahukah Anda bahwa air membentuk sekitar 60% dari tubuh manusia ? Kita membutuhkan air untuk membuat kita terus berjalan setiap hari. Sehingga kita dapat merasakan dan melakukan yang terbaik. Namun, ada baiknya untuk melihat efek dehidrasi untuk membantu Anda memahami mengapa tetap terhidrasi sangat penting.

Dehidrasi dapat terjadi ketika kita kehilangan lebih banyak cairan tubuh daripada yang kita konsumsi. Hal ini dapat terjadi melalui fungsi tubuh yang menyebabkan hilangnya cairan dan elektrolit, seperti:

  • Diare dan muntah. Ketika diare datang tiba-tiba dan parah, ini dapat menyebabkan hilangnya cairan dan elektrolit dengan cepat dan lebih tinggi.
  • Berkeringat; Anda kehilangan air saat berkeringat, jadi semakin banyak Anda berkeringat, semakin cepat Anda mengalami dehidrasi.

Dehidrasi terjadi pada tingkat yang berbeda ketika Anda sakit karena gejala umum seperti demam, diare, muntah dan kehilangan nafsu makan, semuanya dapat menyebabkan dehidrasi. Jika Anda tidak mendapatkan cukup cairan, tubuh Anda mungkin kesulitan mengatur suhunya. Bahkan kehilangan cairan kecil dapat berkontribusi pada peningkatan suhu tubuh. Hidrasi yang tepat diperlukan bagi tubuh Anda untuk mengikuti fungsi-fungsi penting seperti:

  • Mengatur suhu tubuh
  • Menjaga kesehatan kulit dan persendian
  • Mencerna makanan
  • Membantu fungsi otak yang terbaik
  • Memproduksi cairan tubuh yang diperlukan, seperti air mata dan air liur, dan membuang limbah melalui keringat, buang air kecil, dan tinja.
  • Saat sakit karena virus, hidrasi yang tepat dapat membantu kulit dan membran sel mukosa bertindak sebagai penghalang untuk mencegah bakteri masuk ke dalam tubuh. Ini juga dapat membantu mengurangi iritasi hidung saat batuk, bersin dan bahkan hanya bernafas.

Baca Juga: Makanan Super untuk Ibu Menyusui

Jadi, Berapa Banyak Cairan yang Harus Anda Minum Agar Tetap Terhidrasi?

Para ahli gizi merekomendasikan wanita berusia 19 tahun ke atas untuk minum 9 gelas cairan (1 gelas = 250ml) dan 12 gelas untuk pria berusia 19 tahun ke atas. Namun, kebutuhan cairan akan bervariasi tergantung pada usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik. Cobalah minum segelas air:

  • Saat Anda bangun
  • Sebelum setiap makan
  • Sebelum, selama, dan setelah olahraga berat untuk kinerja optimal serta untuk mengisi kembali cairan yang hilang
  • Satu jam sebelum tidur agar Anda tetap terhidrasi saat tidur

Tetap Terhidrasi Bukan Hanya Tentang Cairan

Ini juga tentang elektrolit dan karbohidrat! Pada hari biasa, Anda biasanya bisa mendapatkan cukup elektrolit dari apa yang Anda makan. Misalnya, makanan seperti buah-buahan dan sayuran yang tinggi air seperti selada, mentimun atau tomat, berkontribusi pada asupan cairan harian Anda.

Namun, dehidrasi berubah saat Anda berolahraga dengan baik atau terkena virus. Dalam situasi ini, Anda mungkin memerlukan elektrolit, seperti natrium, kalium dan klorida, untuk membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan dan menjaga sel-sel dalam tubuh kita bekerja dengan baik. Penting untuk mendapatkan keseimbangan elektrolit, glukosa, dan natrium yang tepat untuk memastikan rehidrasi yang tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here